kumparan
search-gray
News2 Agustus 2020 20:03

Anggaran Sewa Hotel untuk Perawatan Pasien Corona di Kota Jayapura Habis

Konten Redaksi Bumi Papua
Anggaran Sewa Hotel untuk Perawatan Pasien Corona di Kota Jayapura Habis  (226679)
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru. (Dok foto Humas Pemkot Jayapura)
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Pemerintah Kota Jayapura dan Pemprov Papua telah melakukan pertemuan terkait salah satu hotel di Kota Jayapura menjadi lokasi darurat perawatan pasien COVID-19.
ADVERTISEMENT
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menyebutkan saat ini Kota Jayapura sedang menunggu surat keputusan (SK) darurat penanganan COVID-19 tersebut.
"Jika SK ini sudah kami terima, akan ada tambahan dana operasional yang akan diberikan untuk tangani pasien corona COVID-19 di Kota Jayapura," kata Rustan, Minggu (2/8).
Menurutnya, dana tambahan itu akan digunakan untuk pembayaran sewa hotel di kawasan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, tempat yang selama ini digunakan untuk isolasi terpusat pasien positif COVID-19.
"Hotel ini tanggal 20 Juli sudah berakhir kontraknya, sebab dana operasionalnya juga sudah habis. Kami sedang meminta bantuan Pemprov Papua, agar penggunaan hotel ini sebagai lokasi perawatan pasien rujukan masih bisa dilakukan. Terlebih sampai saat ini kami masih menggunakan hotel tersebut, sebab masih ada pasien di dalam," jelas Rustan.
ADVERTISEMENT
Rustan mengakui hingga kini, permintaan dana kepada Pemprov Papua sebesar Rp19 miliar untuk tambahan dana penanganan corona di Kota Jayapura belum diberikan.
"Kami menghitung dana ini sampai peruntukan bulan Desember, untuk menjaga waktu pandemi hingga akhir tahun, sebab kita tak tahu kapan pandemi berakhir. Semoga saja Pemprov Papua bisa membantu permintaan dana tersebut," katanya.
Sementara itu, Assisten II Setda Provinsi Papua, Muhammad Musa'ad menyebutkan Pemprov Papua masih akan melakukan penyesuaian anggaran corona.
Sebab dana yang dianggarkan untuk COVID-19 sudah direncanakan dari awal. Sehingga jika ada usulan baru, untuk bantuan yang sama, harus disesuaikan dengan administrasi akuntansi di keuangan daerah.
Saat ini, terdapat 2 pintu masuk anggaran yang dikelola pemerintah daerah, yakni anggaran induk dan anggaran perubahan.
ADVERTISEMENT
"Kami masih melakukan koordinasi, bagian mana saja yang harus digeser dan sebagainya. Intinya kami tetap akan membantu permintaan tambahan dana Pemkot Jayapura, hanya saja sedang disesuaikan anggarannya,” jelasnya.
Kota Jayapura terbanyak merawat pasien positif corona di wilayah Provinsi Papua. Data per hari ini, Minggu (2/8), secara kumulatif terdapat 1.832 pasien positif COVID-19, dengan rincian yang dirawat 1.48 pasien dan pasein sembuh 762, dengan kasus meninggal dunia 22 orang.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white