kumparan
KONTEN PUBLISHER
17 Januari 2020 16:15

Bulog Manokwari Datangkan 100 Ton Beras Bervitamin

Kepala Bulog Manokwari Firman Mando memperlihatkan beras bervitamin yang akan didatang ke Manokwari-Foto Irsye Simbar.jpg
Kepala Bulog Manokwari Firman Mando memperlihatkan beras bervitamin yang akan didatang ke Manokwari. (Foto Irsye)
Manokwari, BUMIPAPUA.COM - Bulog Manokwari mendatangkan 100 ton beras bervitamin untuk wilayah Manokwari, Papua Barat. Beras yang juga dikenal sebagai beras fortivikasi karena diperkaya vitamin dan mineral, seperti vitamin A, B1, B3, B6, B9 (asam folat), B12, zat besi (iron), dan zink ini merupakan inovasi produk terbaru Bulog yang baru saja diluncurkan.
ADVERTISEMENT
Kepala Bulog Manokwari, Firman Mando mengatakan, jika makin banyak peminatnya, pasti akan semakin banyak beras jenis ini didatangkan dari pusat dan untuk sementara dijual langsung ke Rumah Pangan Kita (RPK) dengan harga Rp17.500 per kilogram.
“Direncanakan juga akan dimasukkan ke apotik-apotik yang ada di Kota Manokwari, Papua Barat. Sebab ini beras untuk kesehatan dan manfaatnya sangat banyak," jelas Firman kepada wartawan di Manokwari, Jumat (17/1).
Menurut Firman, peluncuran beras sehat ini sesuai dengan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting periode 2018-2024 yang memprioritaskan intervensi gizi.
“Stunting jadi perhatian serius pemerintah, berbagai upaya pencegahan dan penanganan pun dilakukan. Pemerintah bertekad Indonesia harus memiliki generasi unggul," terang Firman.
Stunting ini berisiko besar pada kualitas sumber daya manusia ke depannya. Stunting merupakan keadaan tubuh yang sangat pendek, di lihat dengan standar baku WHO-MGRS, disebabkan karena kurangnya asupan gizi dalam waktu lama.
ADVERTISEMENT
“Maka beras ini akan disalurkan kepada masyarakat berpendapatan rendah dengan harapan dapat makin berdaya ungkit untuk percepatan perbaikan gizi masyarakat," jelasnya.
Firman juga mengatakan, beras ini sudah pasti 100 persen bagus, karena ada banyak khasiatnya untuk tubuh. “Sudah kami jamin karena ini yang awasi Badan POM dan Kementerian Kesehatan. Beras ini sudah tak perlu dicuci, bisa langsung dimasak. Ini wujud bahwa kita semua serius sikapi program Pak Presiden,” katanya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan