Bunyikan Meriam Kaleng di Jayapura Kena Pasal KUHP, Berani Coba?

Konten Media Partner
24 November 2021 19:02
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bunyikan Meriam Kaleng di Jayapura Kena Pasal KUHP, Berani Coba? (30752)
searchPerbesar
Polisi mengumpulkan meriam kaleng di Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura. (Dok Humas Polresta Jayapura Kota)
Jayapura, BUMIPAPUA.COM-Polisi di Jayapura bakal memberikan sanksi tegas sesuai UU KUHP kepada siapa saja yang sengaja membunyikan meriam kaleng.
ADVERTISEMENT
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav R. Urbinas menjelaskan biasanya menjelang bulan Desember, meriam kaleng banyak dimainkan oleh anak-anak hingga orang dewasa.
Meriam kaleng terbuat dari kaleng yang disusun memanjang dan dibunyikan dengan bantuan bahan bakar spiritus. Meriam kaleng mengeluarkan bunyi yang sangat kuat, bahkan dapat mengganggu pendengaran.
"Kami minta kepada masyarakat untuk tak memainkan meriam kaleng. Sebab melanggar aturan dan mengganggu ketertiban umum, serta meresahkan warga. Jika ada warga yang terganggu, kami akan merespon, membubarkan, maupun menangkap pelakunya," jelas Gustav, Rabu (24/11).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Gustav menjelaskan secara umum bunyi-bunyian yang mengganggu dan meresahkan orang lain adalah melanggar aturan hukum yang sudah tercantum pada pasal mengganggu ketertiban umum di UU KUHP.
"Bulan Desember itu bulan penuh kasih dan lebih baik dilakukan dengan banyak beribadah," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Gustav memastikan untuk mendukung larangan melakukan bunyi-bunyian, pemerintah Kota Jayapura juga akan menyiapkan instruksi Wali Kota Jayapura.
"Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan anak muda untuk membantu menjaga ketertiban dan tidak mengganggu ketentraman orang lain dengan membunyikan meriam kaleng," Gustav berujar.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020