Pencarian populer

Hujan Deras dan Kabut Hambat Distribusi Logistik Pemilu di Dogiyai

Pendistribusian logistik pemilu di Kabupaten Dogiyai. (Dok : KPU Dogiyai)

Jayapura, BUMIPAPUA.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dogiyai belum juga mendistribusikan logistik Pemilu ke 4 distrik hingga H-3 hari pencoblosan. Hal ini disebabkan hujan deras dan kabut sejak dua hari lalu di Dogiyai, Papua, sehingga menghambat proses distribusi ke distrik-distrik terjauh.

Menurut Ketua KPU Dogiyai, Andarias Gobay, seharusnya logistik untuk keempat distrik itu sudah dikirim sejak H-5 hari pencoblosan. Adapun keempat distrik tersebut, yaitu Distrik Sukikai Selatan, Piyaye, Mapia Barat, dan Mapia Tengah. Akses untuk menuju lokasi itu hanya dapat ditempuh menggunakan helikopter.

“Mudah-mudahan besok cuaca cerah dan bisa kami distribusikan. Saya masih di bandara bersama dengan Pak Bupati, sepertinya hari ini memang batal lagi untuk distribusi logistik,” kata Andarias melalui telepon selularnya, Minggu (14/4).

Persiapan logistik pemilu di Lapangan terbang Dogiyai yang masih belum bisa dilakukan karena terkendala cuaca. (Dok: KPU Dogiyai)

Andarias mengatakan ongkos untuk sewa helikopter di Dogiyai mencapai Rp 150-200 juta dengan hitungan per 1,5 jam perjananan. Itu artinya jika perjalanan mencapai 3 jam untuk pulang dan pergi, maka harga penyewaan helikopter disesuaikan dengan kebutuhan pendistribusian logistik.

“Kami mendapatkan dana hibah dari Pemkab Dogiyai untuk distribusi logistik senilai Rp 2 miliar, dari permintaan senilai Rp 3 miliar. Walaupun minim, kami berusaha agar distribusi dilakukan tepat waktu,” jelas Andarias.

Dia menjelaskan bahwa 6 dari 10 distrik di Kabupaten Dogiyai sudah dapat diakses menggunakan jalur darat. Distribusi logistik ke 6 distrik itu rencananya akan dilakukan pada Senin (15/4).

Terdapat 91.772 orang yang terdaftar sebagai pemilih di Kabupaten Dogiyai yang tersebar di 10 distrik dan 79 kampung. Sementara jumlah Tempat Pemungutan Suara di kabupaten sebanyak 338 lokasi. Andarias menyebut seluruh TPS di kabupaten itu menggunakan sistem noken.

“Termasuk di ibu kota kabupaten, warga melakukan dengan sistem noken,” kata Andarias. (Katharina)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: