Pencarian populer
Ketua DPRP Serahkan Proses Hukum ke Pengacara
Ilustrasi KPK. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Jayapura, BUMIPAPUA.COM – Terkait pemanggilan penyidik Polda Metro Jaya atas kasus dugaan pemukulan oknum petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Borobudur Jakarta, Sabtu (2/2) lalu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Yunus Wonda yang juga hadir saat kasus ini terjadi menyatakan, dirinya menyerahkan segala proses hukum kepada tim pengacara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua.
"Saat ini sudah tak ada lagi yang harus disampaikan. Sebab statemen terkait pemukulan ini telah kami sampaikan. Kami serahkan pada hukum yang berlaku," kata Yunus yang seharusnya pada Senin (11/2) kemarin dipanggil penyidik Polda Metro Jaya di Jakarta sebagai saksi dalam insiden itu.
Yunus menambahkan, saat ini tak ada satu orang pun yang beropini untuk menanggapi pemeriksaan polisi. "Semua yang menyangkut pemeriksaan, kami serahkan kepada kuasa hukum," ujarnya, Selasa (12/2).
Kuasa Hukum Pemprov Papua, Yance Salambauw membenarkan adanya pemaggilan dari pihak Polda Metro Jaya. “Memang ada beberapa surat pemangilan yang baru kami terima. Hanya saja, keterangan itu tak sesuai jadwal ditetapkan penyidik. Tapi kami sudah koordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk dijadwalkan ulang,” jelasnya.
Menurut Yance seperti yang diketahui, jika suatu perkara masuk di rana hukum, maka harus berjalan dengan ketentuan berlaku. “Pemanggilan saksi pada Senin (11/2), ada beberapa orang atau staf, baik DPRP, Majelis Rakyat Papua (MRP) dan rombongan yang ikut kemarin untuk memberikan keterangan sebagai saksi. Jumlahnya ada 2-3 orang,” katanya.
Yance juga mengatakan, proses ini sementara berjalan di Polda Metro Jaya. Namun sepajang sesuai ketentuan, maka pihaknya akan mengikuti dengan ketentuan yang berlaku. “Untuk itu saya sampaikan tim hukum sudah koordinasi dengan saksi yang akan dipanggil segera memenuhi pemangilan itu. Besok atau lusa saksi akan ke Jakarta,” katanya.
Menurut Yance, pihaknya akan terus berkoordinasi dan kooperatif dengan Polda Metro Jaya. Bahkan juga sudah sampaikan terkait dengan kendala saat ini seperti informasi yang baru diterima, sehingga butuh persiapan ke Jakarta. “Tapi prinsipnya, kami akan kooperatif dengan Polda Metro Jaya dan pihak tim kuasa hukum akan memberikan keterangan jelas tentang kasus ini,” katanya. (Imelda/Pratiwi)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: