News
·
22 Juli 2021 18:57
·
waktu baca 2 menit

KKB Osimin Wenda Tertangkap, Pelaku Penembakan Tito Karnavian

Konten ini diproduksi oleh Bumi Papua
KKB Osimin Wenda Tertangkap, Pelaku Penembakan Tito Karnavian   (4832)
searchPerbesar
Ilustrasi penangkapan. Foto : Fanny Kusumawardhani/Kumparan
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Direktur Reskrim Umum Polda Papua, Kombes Faisal Ramadhani mengatakan Satgas Nemangkawi berhasil menangkap Osimin Wenda alias Usimin Telenggen, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berstatus narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Abepura.
ADVERTISEMENT
Osimin tertangkap setelah 5 tahun masuk daftar pencarian orang (DPO). Osimin juga memiliki nama lain Usten Bin Laden alias Kilongginik.
"Osimin ditangkap Satgas Nemangkawi di Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Kamis (22/7). Osimin ditangkap pada pukul 11.25 WIT. Penangkapan dilakukan usai pengintaian oleh Satgas Nemangkawi selama dua pekan terakhir yang terdeteksi di sekitar Distrik Mulia. Setelah dipastikan yang bersangkutan adalah Osimin Wenda, maka petugas melakukan penangkapan," kata Faisal, Kamis (22/7).

Aksi KKB Osimin Wenda

Osimin Wenda merupakan narapidana di Lapas Abepura dengan vonis penjara seumur hidup. Dia bersama 13 Narapidana lainnnya melarikan diri pada 8 Januari 2016.
"Osimin diketahui mendapatkan vonis seumur hidup dari hakim pada 2014 dan kemudian Kabur dari Lapas Abepura pada 2016," katanya.
ADVERTISEMENT
Menurut Faisal, Osimin Wenda memiliki banyak catatan kejahatan. Salah satunya adalah penyerangan terhadap mantan Kapolda Papua Tito Karnavian yang saat ini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri.
Penyerangan tersebut terjadi pada 28 November 2012 ketika rombongan Kapolda dari Wamena sedang menuju ke Polsek Tiom, Kabupaten Lanny Jaya.
Osimin Wenda juga terlibat dalam penyerangan Polsek Pirime pada 27 November 2012. Akibat kejadian tersebut, 3 anggota polisi gugur dalam penyerangan, termasuk Kapolsek Pirime.
Faisal bilang Osimin juga terlibat pada dua tindak kejahatan yang dilakukan KKB saat pelarian usai kabur dari Lapas Abepura.
Kasus pertama adalah penembakan tukang ojek atas nama Yanmar di Kampung Popome, Lanny Jaya, pada 2 November 2018. Kedua, terlibat kontak tembak di Kampung Popome dengan personel Satgas Nemangkawi pada 2018.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020