News
·
25 Juni 2021 10:59
·
waktu baca 1 menit

KKB Tendius Gwijangge Sandera 4 Orang di Yahukimo

Konten ini diproduksi oleh Bumi Papua
KKB Tendius Gwijangge Sandera 4 Orang di Yahukimo  (14678)
searchPerbesar
Kaca truk pengangkut material pasir dan batu yang ditembak KKB Tendius Gwijangge. (Dok Humas Polda Papua)
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Polda Papua menyebutkan pelaku penembakan tukang bangunan di Kampung Pingki, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo adalah KKB pimpinan Tendius Gwijangge alias Tendius Murib.
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menyebutkan anggota KKB Tendius Gwijangge berjumlah 30-an orang dan melakukan penyerangan serta penembakan ke tukang bangunan.
"Selain menembak dan menyerang, KKB juga menyandera 4 orang. Kami masih dalami penyanderaan ini," kata Kamal, Jumat (25/6).
Kronologi dari kepolisian setempat menyebutkan informasi yang didapat berdasarkan keterangan saksi DK yang merupakan karyawan PT Sinama yang setiap harinya melakukan aktivitas pembangunan proyek jembatan Kali Kuk, Kampung Samboga, Distrik Seradala Kabupaten Yahukimo diketahui KKB berjumlah 30-an orang sempat menghadap truk yang setiap hari mengambil material di kali tersebut.
"Sopir truk dihadang oleh 30-an KKB dengan menggunakan alat tajam berupa anak panak, kampak, parang, samurai. Dua orang dari KKB diketahui membawa senjata api laras panjang," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Kamal bilang, dalam kejadian ini terdengar pimpinan kelompok mengatakan “Laksanakan Operasi dan Periksa mereka.”
Sopir truk tersebut langsung mundur ke belakang untuk putar balik kearah Camp Kali Kuk bersamaan dengan bunyi tembakan laras panjang dari arah depan korban.
"Akibat kejadian ini kaca depan truk mengalami retak terkena proyektil senjata api milik KKB," kata Kamal.
Hingga kini belum diketahui lokasi penyanderan 4 orang tersebut yang terjadi pada Kamis (24/6) sekitar pukul 11.05 WIT.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020