Lukas Enembe Telepon Dirdik KPK, Bantah Adanya Upaya Menghalangi Penyidikan

Konten Media Partner
29 September 2022 10:07
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Gubernur Papua, Lukas Enembe. (BumiPapua.com/Lazore)
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Papua, Lukas Enembe. (BumiPapua.com/Lazore)
ADVERTISEMENT
Jayapura, BUMIPAPUA.COM-Gubernur Papua, Lukas Enembe menelpon Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur. Perbincangan Lukas dengan Asep disaksikan oleh Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik saat berkunjung ke rumah Lukas di Koya Tengah Distrik Muara Tami Kota Jayapura pada Rabu (28/9/2022).
ADVERTISEMENT
“Jadi ada dialog lewat gawai saya antara Asep Guntur-Pak Lukas dan Asep Guntur dan pimpinan Komnas HAM. Hal ini membicarakan terkait adanya dugaan kami, kuasa hukum yang dikatakan menghalangi penyelidikan KPK,” kata Pengacara Lukas Enembe, Roy Rening yang menyaksikan perbincangan Lukas dan Guntur.
Menurut Roy, saat dirinya di Jakarta, dia sudah berkoordinasi dengan Asep Guntur bahwa dirinya akan kembali ke Papua untuk memastikan secara dekat bagaimana kondisi kesehatan Gubernur Papua.
“Tadi, saya juga berbicara dengan pak Asep. Lalu, pak Lukas juga berbicara dengan pak Asep. Pimpinan Komnas HAM juga bicara dengan pak Asep. Artinya bahwa kami tetap berkoordinasi dengan penyidik KPK. Kalau ada isu yang sebut kami menghalangi penyidikan KPK, itu adalah tak benar dan saya minta kepada siapa pun yang tak ada kaitannya dengan perkara ini tak memberikan spekulasi, narasi yang tak sehat di dalam membangun bangsa ini,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Roy minta kepada semua pihak untuk menyerahkan kasus Pak Lukas kepada KPK untuk menyerahkan masalah ini.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Kami, kuasa hukum tak pernah berniat menghalangi penyidikan dan kami selalu berkoordinasi dengan penyidik KPK. Termasuk ketika pak Lukas tak hadir. Kami datang memberitahukan kepada penyidik KPK bahwa pak Lukas tak hadir karena sakit yang dilampirkan surat keterangan dokter pribadi dan rumah sakit di Singapura. Ini menunjukkan komitmen kami, bahwa penegakan hukum itu jalan,” katanya.
Pengacara Lukas Enembe meminta kepada semua, secara de facto bahwa kondisi Lukas Enembe tak memungkinkan untuk didengar keterangannya sebagai saksi.
”Alasan utama orang diperiksa yang pertama kali ditanyakan adalah, apakah saudara sehat? kalau yang bersangkutan tak sehat, maka penyidikan stop,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Apalagi secara faktual sampai hari ini rumah Lukas masih dijaga oleh massa dan ini yang menjadi pertimbangan politik lokal, kearifan lokal. Oleh karena itu harus ada terobosan baik.
“Dipastikan pak Lukas sehat dulu, lalu penegakan hukum bisa jalan,” katanya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·