Mendagri Tito Pastikan Papua Selatan Layak Dimekarkan Jadi Provinsi

Konten Media Partner
13 September 2021 9:05
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Mendagri Tito Pastikan Papua Selatan Layak Dimekarkan Jadi Provinsi  (54943)
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian saat berkunjung ke PLBN Merauke. (Dok Humas Polda Papua)
ADVERTISEMENT
Merauke, BUMIPAPUA.COM- Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian memastikan pemekaran Provinsi Papua Selatan (PPS) bisa dilakukan hanya dengan 4 kabupaten. Hal ini dikarenakan ada kekhususan aspirasi soal daerah otonomi baru (DOB) di Papua.
ADVERTISEMENT
Tito bilang, aturan terkait DOB di Papua masih dalam pembahasan peraturan pemerintah turunan dari revisi undang-undang otonomi khusus (otsus) Papua.
"Intinya, pemekaran daerah dilakukan untuk percepatan pembangunan di Papua," ungkap Tito Karnavian, saat berkunjung ke Pos Lintas Batas Negara, Distrik Sota, Merauke, Papua, Minggu (12/9)
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Tito menegaskan Papua Selatan sudah layak menjadi provinsi baru. Hal ini juga didukung dengan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) di Papua Selatan sudah siap.
"Saya yakin dan percaya, kalau sudah jadi provinsi, percepatan pembangunan di Papua Selatan akan lebih cepat dibandingkan daerah lain," jelas Tito.
Saran Tito, untuk mempercepat pemekaran Provinsi Papua Selatan, semua tokoh di wilayah selatan Papua harus solid dan kompak dan aspirasi langsung diserahkan ke Presiden Joko Widodo.
ADVERTISEMENT
"Silahkan bikin pernyataan aspirasi dari tokoh masyarakat, lalu berikan ke presiden. Presiden kan nanti mau ke Merauke untuk peresmian PLBN, di situ momennya dan langsung kasih ke beliau (presiden)," ujarnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020