News
·
3 Agustus 2021 11:59
·
waktu baca 2 menit

Papua Tunggu Keputusan Jakarta Soal PPKM

Konten ini diproduksi oleh Bumi Papua
Papua Tunggu Keputusan Jakarta Soal PPKM  (165300)
searchPerbesar
Gubernur Papua Lukas Enembe menggelar rapat virtual bersama forkopimda. (Dok Dian Mustikawati)
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Gubernur Papua Lukas Enembe menggelar rapat virtual bersama forkopimda dan instansi terkait untuk membahas PON hingga pemberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
ADVERTISEMENT
Juru bicara Gubernur Papua, Rifai Darus menjelaskan untuk penerapan PPKM di Papua, gubernur masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat di Jakarta.
"Ini untuk memastikan PPKM yang diterapkan level atau tingkatannya. Soal teknis akan disampaikan oleh Asisten II Setda Papua. Beliau mendukung penuh PPKM level 3 atau 4," kata Rifai, Selasa (3/8).
Soal istilah lockdown, Rifai menjelaskan hanya masalah bahasa dan sesuatu yang dilakukan fatal sekali. "Dalam perundang-undangan kita tidak ada kata lockdown, bagaimanapun gubernur taat dengan regulasi yang dikeluarkan pemerintah pusat,” kata Rifai.

PON Papua

Rapat yang dilaksanakan virtual juga membahas persiapan PON dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas). Rapat juga mendiskusikan tentang turunan rancangan peraturan pemerintah yang akan disusun sebagai turunan dari undang-undang Otonomi Khusus Nomor 2 tahun 2021.
ADVERTISEMENT
Dalam rapat itu, gubernur menekankan kepada PB PON, PB Peparnas dan Koni Papua agar berhati-hati serta teliti dalam hal penggunaan keuangan penyelenggaraan pesta olahraga ini.
"Beliau minta lebih hati -hati dalam mengelola keuangan PON atau Peparnas, agar tidak menjadi kendala di kemudian hari dan juga jangan sampai menyebabkan hal -hal yang tidak kita inginkan bersama setelah PON dilaksanakan," jelasnya.
Gubernur, kata Rifai, juga meminta PB PON, PB Peparnas dan KONI Papua harus menyukseskan penyelenggaraan event nasional tersebut, mulai dari sukses prestasi, sukses ekonomi, sukses administrasi dan sukses penyelenggaraan.
"Beliau juga menyampaikan tentang venue-venue dan juga penunjang venue tersebut, beliau harap September sudah bisa diuji coba oleh atlet Papua," ujarnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020