News
·
31 Juli 2021 18:30
·
waktu baca 1 menit

Polisi Selidiki Kebakaran 10 Rumah Dinas ASN di Kabupaten Yalimo Papua

Konten ini diproduksi oleh Bumi Papua
Polisi Selidiki Kebakaran 10 Rumah Dinas ASN di Kabupaten Yalimo Papua (214574)
searchPerbesar
Kebakaran 10 rumah dinas di Kabupaten Yalimo Papua. (Dok Humas Polda Papua)
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Polisi menyelidiki penyebab kebakaran 10 rumah dinas milik Dinas Pertanian dan Sekretariat Daerah Kabupaten Yalimo yang terbakar pada Sabtu (3/7), sekitar pukul 05.40 WIT.
ADVERTISEMENT
Komplek perumahan yang terletak di Kampung Bulmu, Distrik Elelim Kabupaten Yalimo diduga terbakar dari api yang berasal saat salah satu perumahan Sekretaris Daerah Kabupaten Yalimo terbakar, api terus merambat ke rumah lainnya yang sebagian besar semi permanen dan rumah terbuat dari kayu.
Data kepolisian setempat, 10 rumah dinas yang terbakar ditempati oleh Alex Barun, Marthin S.T, Mabel, Helion Nekwek, Yoel Kepno, Warik Walela, Martha Kepno, Yonan Mabel, dan Moses Alitnoe.
"10 rumah dinas yang terbakar, sebanyak 6 rumah milik Dinas Pertanian Yalimo dan 4 rumah lainnya merupakan perumahan Sekretaris Daerah Kabupaten Yalimo. Kasus ini sudah ditangani Satuan Reskrim Polres Yalimo," jelas Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, Sabtu (31/7).
ADVERTISEMENT
Kamal menjelaskan hingga saat ini kepolisian setempat masih menyelidiki penyebab kebakaran. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian ditafsir mencapai ratusan juta rupiah.
"Kendala dalam memadamkan api dikarenakan kurangnya fasilitas, seperti belum adanya mobil pemadam kebakaran, sehingga proses memadamkan api masih sederhana, manual, dibantu masyarakat setempat," katanya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020