kumparan
28 Oktober 2019 8:14

Pulihkan Wamena, PUPR Target Bangun 400 Ruko dan 183 Rumah

Pembangunan kembali los-los Pasar Waouma di Kabupaten Jayawijaya pasca rusuh-Foto Stefanus.jpg
Pembangunan kembali los Pasar Waouma di Kabupaten Jayawijaya pasca rusuh. (BumiPapua.com/Stefanus)
Wamena, BUMIPAPUA.COM – Dalam kunjungan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) John Wempi Wetipo ke Kabupaten Jayawijaya pada Minggu (27/10), langsung meninjau lokasi terdampak kerusuhan di Pasar Wouma, Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya. Lokasi ini akan dikunjungi Presiden Joko Widodo pada Senin (28/10).
ADVERTISEMENT
Menurut Wempi, usai kejadian 23 September 2019 lalu, upaya telah dilakukan pemerintah pusat agar Wamena segera pulih dengan membangun kembali infrastruktur yang telah rusak. Ini agar secara otomatis kegiatan perekonomian juga segera berjalan baik.
“Wamena sekarang sudah pulih apalagi kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur melalui Kementerian PUPR,” kata Wempi, mantan bupati dua periode di Kabupaten Jayawijaya, Senin (28/10).
Wempi mengatakan, sebanyak 400 unit rumah toko (ruko) dan 183 perumahan warga akan dibangun Kementerian PUPR yang ditargetkan rampung paling lambat Mei 2020 mendatang.
“Harapan kami kalau semua infrastruktur telah dibangun kembali, semua sektor di Wamena akan normal kembali seperti biasanya,” ungkapnya.
Prajurit TNI bersama pemerintah setempat bangun kembali ruko dan rumah yang rusak dalam kasus rusuh Wamena sebelumnya-Foto Stefanus.jpg
Prajurit TNI bersama pemerintah setempat bangun kembali fasiltas warga yang rusak dalam kasus rusuh Wamena sebelumnya. (BumiPapua.com/Stefanus)
Untuk Kantor Bupati Jayawijaya, kata Wempi, akan dikoordinir dengan bupati setempat di mana menurut informasi pemerintah merencanakan pembangunan kantor ini tiga lantai.
ADVERTISEMENT
“Artinya tiga kali lipat dari kantor otonom yang sudah dibangun. Tapi yang terpenting warga saat ini sudah bisa beraktivitas dan perekonomian sudah berjalan,” jelas Wempi yang juga putra asli dari Kabupaten Jayawijaya ini.
Menurut Wempi, untuk Wamena saat ini pihaknya fokus rekonsiliasi dan sebelumnya sudah melakukan kontak dengan Ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua, di mana asosiasi ini membawahi 10 kabupaten yang berada di wilayah pegunungan tengah Papua, termasuk Kabupaten Jayawijaya.
“Saya sudah koordinasikan dengan Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua, termasuk bagaimana ke depan kerja sama semua bupati yang ada ini dengan para tokoh adat, agama, dan masyarakat yang ada untuk lakukan rekonsiliasi. Sehingga ke depan hal ini tak boleh terulang kembali,” jelas Wempi.
ADVERTISEMENT
Sedangkan mengenai pengungsi yang sudah keluar dari Wamena, kata Wempi, pihaknya yakin mereka akan kembali dan mungkin pada tahun depan 2020, baru semua akan kembali.
“Apalagi, sisa beberapa bulan sudah menghabiskan tahun 2019 ini. Harapannya, kembalinya warga ke Wamena, infrastruktur ini sebagian sudah terbangun,” katanya.
Pembangunan kembali los Pasar Wouma yang hangus terbakar dalam kasus rusuh Wamena-Foto Stenaus.jpg
Pembangunan kembali los Pasar Wouma yang hangus terbakar dalam kasus rusuh Wamena. (BumiPapua.com/Stenaus)
Selain itu, kata Wempi, untuk percepatan pemulihan kondisi ini, Instruksi Presiden (Inpres) Percepatan Rehabilitasi dan Rekontruksi Wilayah Papua Barat dan Papua sudah diserahkan kepada presiden, tinggal menunggu tanda tangan.
“Sehingga adanya kunjungan kerja Presiden Joko Widodo pada Senin ini (28/10), niat beliau untuk bangun Wamena kembali akan lebih baik lagi,” jelasnya.
Apalagi saat ini, kata Wempi, pemerintah sedang mengerjakan pemulihan pembangunan di Wamena. Bahkan mulai dari ruko dan Pasar Wouma sudah dilakukan sejak 23 Oktober 2019 lalu dan akan terus dilanjutkan pada titik yang lain setelah di titik itu sudah selesai.
ADVERTISEMENT
“Setelah dilantik, Pak Presiden mulai lakukan kunjungan kerja, mulai dari Sorong, Pegunungan Arfak, Kaimana, Wamena, hingga Kota Jayapura. Ini merupakan komitmen yang luar biasa dari seorang Presiden untuk membangun Indonesia bagian timur, lebih khusus tanah Papua,” jelas Wempi.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan