Tersisa Warga Jayapura Utara Belum Nikmati Air Bersih Usai Banjir dan Longsor

Konten Media Partner
15 Januari 2022 17:00
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tersisa Warga Jayapura Utara Belum Nikmati Air Bersih Usai Banjir dan Longsor  (471950)
zoom-in-whitePerbesar
Perbaikan pipa PDAM di Kampwolker Perumnas III Waena, Kota Jayapura. (Foto: Humas PDAM Jayapura)
Jayapura, BUMIPAPUA.COM - PDAM Jayapura memastikan layanan ke 21 ribu lebih pelanggan yang terdampak pasca banjir dan longsor di Kota Jayapura telah normal.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna menjelaskan pipa transmisi utama, salah satunya di Kampwolker dan Kojabu Perumnas III Waena yang melayani 30 persen Kota Jayapura telah selesai perbaikan.
"Lima hari petugas bekerja siang dan malam di hutan sekitar kampwolker untuk memperbaiki kerusakan pipa akibat longsor dan banjir," jelas Entis, Sabtu (15/1/2022).
Saat ini tersisa pelanggan di Distrik Jayapura Utara yang masih terdampak, karena aliran pipa Kojabu masih mengalami kebocoran di jembatan APO 45.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Pipa di APO jebol karena tekanan yang sangat besar dan mempengaruhi jaringan, terutama untuk pengatur debit pembuangan ke Jayapura Utara," jelasnya.
Salah satunya, terdapat 3 intake di wilayah Jayapura Utara yang berhenti beroperasi akibat curah hujan tinggi. Sumber air tersebut antara lain intake Bhayangkara yang melayani masyarakat di sekitar Bhayangkara, intake Ajen yang melayani masyarakat di seputar Kota Jayapura serta intake Kloofkamp yang melayani masyarakat di Dok IV sampai Samudera Maya.
ADVERTISEMENT
"Pipa distribusinya di sumber air mengalami patah, akibat debit air yang cukup deras di area intake tersebut," jelasnya.
Sementara untuk pelanggan Distrik Jayapura Selatan, Abepura dan sekitarnya sudah dapat berjalan dengan normal dan masyarakat dapat menikmati air bersih.
"Kami masih was-was jika ke depan masih hujan yang deras yang bisa saja mengakibatkan terjadinya gangguan pendistribusian air bersih," katanya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020