kumparan
11 Jul 2018 9:28 WIB

Tokoh Adat dan Agama di Papua Diminta Dukung Imunisasi Massal Rubella

Anak-anak di Kabupaten Deiyai-Papua. (bumipapua.com/katharina)
Jayapura, BUMIPAPUA.COM – Pemerintah Provinsi Papua meminta bantuan tokoh adat dan agama setempat untuk mendorong masyarakat melakukan imunisasi campak dan rubella yang akan dilakukan pada Agustus 2018.
ADVERTISEMENT
Sasaran imunisasi campak dan rubella di Papua mencapai 1 juta anak yang berumur 9 sampai 15 tahun. Sementara target pencapaian imunisasi ini ialah 95 persen dari sasaran tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinas Kesehatan Papua, Aaron Rumainum, menyebut imunisasi massal campak dan rubella sebagai bagian dari pemenuhan hak anak atas hidup dan tumbuh kembangnya.
“Rubella dan campak bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan, akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Selain itu juga bertujuan mengendalikan campak dan rubella pada tahun 2020,” ujarnya, Rabu (11/7).
Untuk itu, kata dia, hal ini bukan hanya menjadi tanggung jawab para orang tua dari anak tersebut. Melainkan juga memerlukan peran tokoh adat, agama, dan masyarakat di Papua untuk dapat meminimalisir dampak dari campak dan rubella.
ADVERTISEMENT
Saat ini, sasaran imunisasi massal di Papua paling banyak terdapat di wilayah Kabupaten Pegunungan Tengah Papua yang capaiannya belum mencapai 50 persen, seperti di Kabupaten Intan Jaya, Paniai, Puncak, dan Puncak Jaya.
(Fitus)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan