News
·
4 Mei 2021 16:25

Berburu Takjil di Pasar Lakemba Australia

Konten ini diproduksi oleh Cerita Santri
Di sebuah kawasan bernama Lakemba di Australia, populasi muslim menjamur dan berkembang pesat. Momen Ramadhan tentunya menjadi momen istimewa bagi tiap muslim di Lakemba ini. Setiap Ramadhan, para pedagang bertumpah ruah di jalanan, di depan pelataran toko-toko yang berjejer dari ujung jalan hingga mendekati Masjid Ali Bin Abi Thalib yang terkenal.
ADVERTISEMENT
Sayang, pandemi COVID-19 memaksa pemerintah Australia tak mengizinkan pasar tumpah itu digelar. Namun, keunikan Lakemba ini tetap menarik ditelusuri karena kentalnya pengaruh Islam di sana. Kita akan diajak menelusuri Lakemba oleh salah satu alumni Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an yang juga kerap mencari ta’jil di Lakemba, Rafi Iqbal.
Rafi lulus dari Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an di tingkat SMP. Pengalamannya saat jadi santri di Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an juga lah yang menuntunnya menemukan Australia sebagai tempat menempuh studi. Keinginannya mempelajari budaya barat kerap terbentur dengan ketakutan akan pengaruh budaya yang kuat. Namun, di Australia, ia bisa merasakan bagaimana Islam bergeliat di samping hegemoni budaya barat khas orang-orang kulit putih.
Lakemba jadi destinasi incaran Rafi kala memasuki bulan Ramadhan. Pandemi pun tak menyurutkan niatnya untuk mengajak kita jalan-jalan di sana. Terlebih, Masjid Ali Bin Abi Thalib yang ada di Lakemba ini juga jadi tempat yang tak bisa dilewatkan saat ke sana.
ADVERTISEMENT
Kala malam tiba, berbagai warna dari sorotan lampu yang mengarah ke bangunan masjid membentuk pola indah yang memanjakan mata. Kita juga akan diajak merasakan pengalaman berbuka puasa di salah satu masjid terbesar yang ada di Australia ini.
*Selama bulan Ramadhan, Alumni Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an, bekerja sama dengan kumparan, akan mengajak kita berkeliling ke sejumlah destinasi yang menjadi pilar peradaban Islam.