News27 Juli 2020 16:10

4 Tahun Memimpin, Bupati Halsel Hadirkan 13 SPBU Satu Harga

Konten Redaksi Cermat
4 Tahun Memimpin, Bupati Halsel Hadirkan 13 SPBU Satu Harga (753498)
Bupati Halsel, Bahrain Kasuba. Foto: Istimewa
Tingginya kebutuhan masyarakat pedesaan akan bahan bakar minyak (BBM) membuat Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba membuat terobosan. Bahrain mengusulkan pembangunan 13 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kompak satu harga di pelosok-pelosok Halsel.
ADVERTISEMENT
Data yang diperoleh cermat, dari 13 usulan itu tiga diantaranya sudah beroperasi, yakni SPBU Busua Kecamatan Kayoa Barat. SPBU Kecamatan Pulau Makian dan SPBU Saketa Kecamatan Gane Barat. Ketiga SPBU ini dibangun 2019.
Sedangkan pembangunan enam SPBU lain tengah dilakukan tahun ini. Yakni SPBU Kompak Madapolo Kecamatan Obi Utara, SPBU Wayaloar Kecamatan Obi Selatan, SPBU Kecamatan Mandioli, SPBU Maffa Kecamatan Gane Timur, SPBU Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Tengah, dan SPBU Kecamatan Kayoa.
“Saya sangat berkomitmen untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, maka pemerataan harga kebutuhan BBM yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat harus dibangun sampai di pelosok-pelosok," kata Bahrain, Senin (27/7).
Empat SPBU lain rencananya dibangun pada 2021. Lokasinya pun telah ditentukan Pemerintah Daerah.
ADVERTISEMENT
“Bagaimana cara masyarakat mendapatkan BBM jenis tertentu, maka Pemerintah Daerah bersama pihak ketiga harus membangun SPBU Kompak, sehingga masyarakat dengan mudah mendapatkan BBM dengan harga yang sama seperti di ibukota kabupaten maupun kota-kota besar lainnya di seluruh Indonesia,” ujar Bahrain.
"Dalam 5 tahun ini, masyarakat harus merasa mudah mendapatkan BBM dengan harga murah. Untuk itu saya mengusulkan SPBU Kompak untuk dibangun di pedesaan yang tersebar di sejumlah kecamatan," tegasnya.
Sementara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Provinsi Maluku Utara (Malut), Nasri Abubakar mengapresiasi Bahrain. Dia bilang, Bahrain merupakan satu-satunya kepala daerah yang mampu menghadirkan 13 SPBU Kompak hanya dalam kurun waktu 3 tahun.
ADVERTISEMENT
"Kami sebagai mitra sangat bangga karena Bupati Halsel sangat membuka diri kepada siapapun yang berinvestasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terkait dengan energi BBM yang berada pelosok desa," kata Nasri.
Menurut Nasri, Kabupaten Halsel sebagai daerah kepulauan memiliki masalah geografis yang mempengaruhi distribusi BBM. Alhasil, sangat penting bagi Pemerintah Daerah mampu mendistribusikan BBM sebagai kebutuhan dasar warga.
Nasri menambahkan, Hiswana Migas Malut akan memainkan perannya membantu masyarakat mendapatkan BBM sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Dengan begitu bisa menekan terjadinya inflasi.
"Langkah yang dilakukan Bupati Halsel dengan menghadirkan SPBU Kompak satu harga di sejumlah kecamatan semata-mata untuk masyarakat agar dapat menikmati harga BBM seperti di daerah Jawa," tandas Nasri.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
Tim Editor
drop-down
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white