News
·
26 Desember 2020 18:24

Bus Pariwisata Alami Rem Blong di Halmahera Barat, 2 Meninggal, 16 Terluka

Konten ini diproduksi oleh Cermat
Bus Pariwisata Alami Rem Blong di Halmahera Barat, 2 Meninggal, 16 Terluka (123923)
searchPerbesar
Kasat Lantas Polres Halbar AKP Ridwan Usman bersama masyarakat mengevakuasi bus yang alami kecelakaan. Foto: Zulfikar Saman/cermat
Kecelakaan lalu lintas di jalan Trans Halmahera kembali terjadi. Kali ini, satu bus pariwisata milik Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara bernomor polisi B 2500 XDL mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya tepatnya di Desa Domato, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Hamahera Barat, Maluku Utara.
ADVERTISEMENT
Kasat Lantas Polres Halbar AKP Ridwan Usman saat dikonfirmasi cermat di tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekira pukul 14.30 WIT di jalan raya Desa Domato, Kecamatan Jailolo Selatan. Kecelakaan terjadi saat bus melaju dari arah Desa Tauro, Kecamatan Jailolo menuju Kota Sofifi.
Bus Pariwisata Alami Rem Blong di Halmahera Barat, 2 Meninggal, 16 Terluka (123924)
searchPerbesar
Penumpang korban kecelakaan bus saat dievakuasi ke Puskesmas Sidangoli. Foto: Zulfikar Saman/cermat
Ridwan bilang, bus yang dikendarai Abdul Latif Yusman dengan memuat 18 penumpang tersebut tiba-tiba mengalami rem blong di jalan menurun. Pengemudi yang menggunakan gigi tiga akhirnya tak mampu mengendalikan kendaraannya.
"Akibat kecelakan tunggal tersebut mengakibatkan 3 orang patah tulang atau luka berat, 13 orang luka ringan dan dua orang dinyatakan meninggal dunia," kata Ridwan.
Bus Pariwisata Alami Rem Blong di Halmahera Barat, 2 Meninggal, 16 Terluka (123925)
searchPerbesar
Kasat Lantas Polres Halmahera Barat AKP Ridwan Usman. Foto: Zulfikar Saman/cermat
Kedua jenazah korban, lanjut Ridwan, saat ini sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga. Sementara sisanya masih dievakuasi di Puskesmas Sidangoli untuk mendapatkan pertolongan medis.
ADVERTISEMENT
"Jadi untuk kedua jenazah keluarga mereka sudah datang mengambil dan membawanya pulang untuk dikebumikan di kampung halaman. Sisanya masih dirawat di Puskesmas Sidangoli,” tandasnya.
Pantauan cermat di TKP, Kasat Lantas bersama-sama dengan masyarakat mengevakuasi bus pariwisata tersebut usai olah TKP. Arus lalu lintas pun sudah kembali berjalan normal setelah evakuasi.