Pencarian populer
PUBLISHER STORY

Gempa 6,3 M Getarkan Halmahera hingga Sulut, BMKG: Intensitas Beragam

Seismograf, alat ukur gempa bumi. Foto: Thinkstock/Petrovich9

Gempa bumi tektonik dengan kekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Halmahera, Maluku Utara; hingga beberapa wilayah di Sulawesi Utara, Minggu (24/3). Gempa ini tidak berpotensi Tsunami.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan 6,3 magnitudo yang selanjutnya dimutakhirkan menjadi 6,1 magnitudo momen (Mw). Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,71 Lintang Utara dan 126,36 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 133 kilometer arah timur Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, pada kedalaman 46 kilometer.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ternate, Kustoro Hariyatmoko, kepada cermat mengatakan, titik gempa berada di kedalaman 10 kilometer dan dilaporkan terjadi pukul 11.37 WIB.

Gempa terasa hingga ke beberapa wilayah dengan intensitas beragam. Kustoro menjelaskan perihal skala-skala getaran gempa dalam satuan Modified Mercalli Intensity (MMI).

  1. Skala II MMI artinya getaran gempa dirasakan oleh beberapa orang. Dalam hal ini, benda-benda ringan yang digantung akan bergoyang.

  2. Skala III MMI artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk yang sedang lewat.

  3. Skala IV MMI artinya getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah serta beberapa orang di luar.

"Level ini (Skala IV MMI) bahkan bisa membuat jendela dan pintu berderik hingga dinding rumah berbunyi," ujarnya.

Inilah yang dirasakan oleh warga di Pulau Mayau dan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, pada siang hari oleh banyak orang yang sedang berada di dalam rumah.

Di Jailolo, Halmahera Barat; dan Weda, Halmahera Tengah, getaran gempa terasa seperti seolah-olah ada truk yang lewat di dekat rumah warga (Skala III MMI).

Sementara di Manado, Tondano, dan Bitung, terasa getaran gempa dengan skala III-IV MMI. Di Tahuna, Siau, Tagulandang, dan Bolaang Uki, getaran yang terasa adalah pada skala II-III MMI.

Cermat juga menghubungi warga Tidore Kepulauan. "Di sini (gempa) juga terasa. Cukup lama dan kuat," kata Nurjanah, warga Kota Tidore Kepulauan.

Sejauh ini, kata Kustoro, belum ada laporan dampak dari gempa 6,3 magnitudo tersebut. Namun, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak benar. "Gempa ini tidak berpotensi tsunami," jelasnya.

Sementara itu, dilansir dari Zona Utara, di Kota Bitung, gempa menimbulkan kepanikan para pengunjung dan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bitung.

---

Olis

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60