Proyek Jalan Hotmix di Kawasan Kota Ternate Tak Kunjung Dikerjakan

Konten Media Partner
15 Agustus 2022 20:03
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kondisi Jalan Pahlawan Revolusi, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, yang tak kunjung diperbaiki. Foto: Nurkholis Lamaau/cermat
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi Jalan Pahlawan Revolusi, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, yang tak kunjung diperbaiki. Foto: Nurkholis Lamaau/cermat
ADVERTISEMENT
Empat paket pekerjaan jalan hotmix di kawasan perkotaan Ternate, Maluku Utara, yang bersumber dari DAK tahun anggaran 2022 tak kunjung dikerjakan.
ADVERTISEMENT
Padahal sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Ternate Rusmansyah mengatakan, sehari-dua sudah akan dikerjakan oleh pihak rekanan.
"Rekanan sementara menunggu izin kelayakan AMP dari Balai Jalan Maluku Utara," kata Rusmansyah pada Selasa (9/8).
Namun, Sekretaris Dinas PUPR Ternate Nasrun A. Samaun kepada cermat, Senin (15/8), mengaku sejauh ini belum ada progres di lapangan.
"Ini juga karena untuk AMP (asphalt mixing plant), pihak rekanan belum siap 100 persen dalam melakukan produksi," katanya.
Selain itu, dari sisi administrasi, pihak rekanan belum memiliki sertifikat izin produksi AMP. "Sejauh ini belum siap," tandasnya.
Kondisi Jalan Pahlawan Revolusi, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, yang tak kunjung diperbaiki. Foto: Nurkholis Lamaau/cermat
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi Jalan Pahlawan Revolusi, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, yang tak kunjung diperbaiki. Foto: Nurkholis Lamaau/cermat
Ditanya kenapa pihak rekanan bisa menang tender, Nasrun bilang, aturan di bagian pengadaan barang dan jasa (BPBJ) sangat longgar.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Sebab, hanya dengan menampilkan faktur pembelian dan kontrak AMP, rekanan sudah bisa ikut lelang," ujar Nasrun.
ADVERTISEMENT
Tapi Nasrun tak mau menyalahkan PBJB. Karena PBJB bekerja sesuai regulasi.
"Jadi ketika lelang jalan, ada perusahaan A masukan dokumen miliki AMP dengan bukti faktur dan kontrak," jelasnya.
Dinas PUPR, kata Nasrun, sudah dua kali menegur pihak rekanan. "Tapi itu soal teknis, nanti tanya PPK atau Kabid Bina Marga," pungkasnya.
Dikonfirmasi terakhir, Kabid Bina Marga Rusmansyah hanya menjawab singkat.
"(Proyek hotmix) sudah mulai jalan semua," ucap Rusmansyah yang saat ini berada di luar Ternate.
---
Sansul Sardi
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020