News
·
3 Agustus 2021 18:16
·
waktu baca 1 menit

Tiga Tahun Terakhir, 62 Kasus Bunuh Diri Terjadi di Halmahera Utara

Konten ini diproduksi oleh Cermat
Tiga Tahun Terakhir, 62 Kasus Bunuh Diri Terjadi di Halmahera Utara (340283)
searchPerbesar
Ilustrasi korban bunuh diri. Foto: Shutterstock
Polres Halmahera Utara, Maluku Utara, mencatat 62 kasus bunuh diri terjadi di wilayah Halmahera Utara dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
ADVERTISEMENT
“Dari catatan kepolisian, Kabupaten Halmahera Utara masih didominasi kasus bunuh diri. Terdiri dari 43 kasus terjadi di 2019, 13 kasus pada tahun 2020, dan 6 kasus terjadi pada tahun 2021,” kata Kapolres Halmahera Utara, melalui Kabag Ops AKP. Ranto Eko kepada wartawan, Senin (2/8).
Ia bilang, aksi bunuh diri yang terjadi rata-rata dengan cara gantung diri.
“Motif kasusnya hampir sebagian besar karena perseteruan dalam rumah tangga,” jelasnya.
Ia menjelaskan, untuk 13 kasus yang terjadi tahun 2020, terdiri dari Kecamatan Tobelo sebanyak 3 kasus, Kecamatan Tobelo Utara sebanyak 2 kasus, Tobelo Tengah 2 kasus, Tobelo Selatan 1 kasus, Tobelo Timur 1 Kasus, Kao Utara 1 kasus, dan Kecamatan Galela 1 kasus.
ADVERTISEMENT
“Ada juga dua warga di luar Halmahera Utara, yakni warga asal Kecamatan Obi Selatan, ditambah Kabupaten Pulau Morotai yang ikut tercatat bunuh diri di wilayah hukum Polres Halmahera Utara,” pungkasnya. (Hpost)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020