Mom
·
16 Oktober 2020 17:00

4 Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak Biar Tidak Stres Selama Pandemi Covid-19

Konten ini diproduksi oleh Cermati
4 Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak Biar Tidak Stres Selama Pandemi Covid-19 (96279)
Virus corona atau Covid-19 masih mewabah di Indonesia. Artinya, semua kalangan pelajar, baik yang duduk dibangku Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan mahasiswa masih harus stay at home dan belajar daring (online) dari rumah.
ADVERTISEMENT
Kondisi seperti ini tentunya memiliki dampak buruk bagi anak cepat atau lambat. Seorang anak bukan hanya merasakan bosan saja, tapi anak juga bisa merasa stres. Jika tidak segera diatasi, stres berkepanjangan bisa membuat mental anak jadi terganggu.
Orangtua perlu tahu, banyak faktor yang bisa membuat anak jadi stres selama belajar di rumah.
Misalnya saja, cara belajar yang berbeda dengan guru di sekolah, orangtua yang tidak bisa menjelaskan pelajaran dengan baik, tidak ada teman untuk bermain atau berdiskusi langsung dan masih banyak lainnya.
Lantas bagaimana yang seharusnya orangtua perlu lakukan agar mental anak tetap terjaga dengan baik selama belajar di rumah akibat virus corona?
ADVERTISEMENT
Simak informasi lengkapnya pada ulasan berikut ini yang telah Cermati.com rangkum dari berbagai sumber:
Dampingi dan Terapkan Cara Belajar Anak yang Tepat
Bagi anak yang sudah beranjak remaja, pastinya mereka sudah menemukan cara belajar pas dan sesuai dengan dirinya. Jadi, selama proses mengerjakan tugas sekolah secara online akan berjalan lancar dan orangtua tidak perlu khawatir.
Namun, bagi anak yang masih duduk dibangku TK dan SD belum mengetahui cara belajar yang tepat sesuai dirinya. Maka dari itu peran orangtua mendampingi anak selama proses belajar online sangat penting.
Selain itu, orangtua juga perlu menerapkan cara belajar kepada anak yang tepat. Dengan begitu, pelajaran bisa dipahami dengan baik dan anak akan merasa nyaman.
ADVERTISEMENT
Berikut cara belajar anak:
1. Kenali tipe belajar anak:
Visual, anak mudah memahami pelajaran dengan cara mendengar
Auditory, anak menyukai belajar dengan suasana tenang
Read/Writer, anak akan mudah memahami pelajaran dengan baca atau menulis
Kinestetik, anak akan menyukai aktivitas belajar yang aktif seperti lewat sebuah permainan
2. Coba lakukan dengan metode pembelajaran STEAM, antara lain:
Anak belajar berproses, melihat pola, berlatih keterampilan berpikir kreatif, kolaborasi dan komunikasi
Gunakan berbasis teknologi ilmiah dan kemampuan menyelesaikan masalah
Ajarkan anak untuk berani menyampaikan ekspresi diri, baik kritik atau pendapat guna meningkatkan kemampuan komunikasi
Mengembangkan potensi anak untuk membuat koneksi antara bahan pembelajaran, desain pembelajaran dan lingkungan sekitar
Anak menemukan berbagai informasi sehingga menggasah berpikir kreatif dan kritis terhadap hal baru
ADVERTISEMENT
3. Selama proses belajar, orangtua perlu tahu apa saja hal yang membuat konsentrasi belajar anak jadi buyar. Misalnya hindari gadget dan game lainnya untuk sementara waktu selagi proses belajar berlangsung.
4. Berikan waktu istirahat pada anak sekitar 1 – 2 jam agar tubuh dan pikiran anak bisa kembali rileks. Arahkan anak untuk mengisi waktu istirahat dengan makan atau tidur sebentar.
5. Orangtua perlu menjaga komunikasi dengan guru. Misalnya menanyakan pembelajaran yang orangtua tidak paham, nilai anak dan lainnya.
Ajak Berjemur di Bawah Sinar Matahari Pagi
Semenjak wabah virus corona, para dokter menganjurkan kepada masyarakat untuk rajin berjemur di matahari pagi sekitar pukul 09.00 WIB – 11.00 WIB.
ADVERTISEMENT
Jangan lupa, ajak anak untuk berjemur bersama sambil melakukan olahraga ringan seperti senam, yoga dan sebagainya.
Banyak manfaat dari sinar matahari untuk anak, yaitu meningkatkan daya tahan tubuh, pembentukan vitamin D.
Selain itu, memperkuat sistem saraf otak dan melepaskan hormon serotonin yang bisa meningkatkan suasana hati pada anak. Hormone tersebut juga bisa membantu anak merasa tenang dan fokus ketika sedang belajar.
Baca tips cara jaga kesehatan mental anak selama pandemi selengkapnya, disini!