Pencarian populer

Sukses Bangun Bisnis Kuliner Sendiri Ala DJ Steve Aoki

cermati.com/inspirasibisnis Para pecinta musik dengan aliran EDM pasti sudah tidak asing lagi dengan musisi satu ini Steve Aoki. DJ yang telah banyak meraih kesuksesan di industri musik ini sekarang telah berhasil menjadi pengusaha kuliner pizza. Telah berjalan kurang lebih 2 bulan semenjak 11 Juli 2018, Pizzaoki pun berhasil lahir sebagai bisnis kuliner pertama DJ yang bernah berduet dengan BTS ini.

DJ keturunan Jepang ini mengaku bahwa jiwa pengusaha sudah mengalir di keluarganya, ayahnya Hiraoki Aoki adalah seorang pengusaha sushi dan steak house di New York dan telah berdiri selama 55 tahun sejak tahun 1963. Jadi tidak heran jika DJ Aoki sudah hatam setiap lika-liku di dunia bisnis kuliner.

Untuk yang ngefans dengan DJ kelahiran 30 November 1977 ini pasti juga ingin dong mengikuti jejak sang idola yang ternyata berhasil sukses di luar dunia musik. Nah, ini dia beberapa tips yang bisa kamu lakukan biar bisa sukses jadi pengusaha kuliner seperti DJ Steve Aoki.

1. Tidak Takut untuk Memulai

Walaupun telah sukses menjadi seorang musisi, DJ Steve tetap tidak puas dan mencoba memanfaatkan kepopuleran dan kesuksesannya untuk beralih menjadi seorang pengusaha yang sama sekali berbeda dengan pekerjaan di dunia musik.

Tentu ada banyak usaha pizza di Amerika yang lebih sukses dan dikenal daripada miliknya. Tapi dia tetap tidak gentar untuk melanjutkan keinginannya menjadi pengusaha. Walaupun satu-satunya peluang yang bisa dipakai adalah dengan memanfaatkan pamornya di industri musik, DJ Steve Aoki tetap berhasil membuka usaha kuliner perdananya.

2. Mengusung Konsep yang Berbeda

Pria berusia 41 tahun ini menerapkan sistem ‘delivery-only’ pada bisnis pizzanya. Jadi yang penasaran dengan rasa dari pizza buatan DJ asal Amerika satu ini, kamu hanya bisa memesan dari rumah baik via telepon atau aplikasi online.

Menggabungkan 2 hal yang paling disenangi yaitu Pizza dan teknologi. Pizzaoki bekerja sama dengan perusahaan jasa pengiriman bernama Postmates dan aplikasi pemesanan makanan Uber Eats. Dengan memanfaatkan teknologi yang ada tentu calon pelanggan dari Pizzaoki bisa lebih nyaman memesan pizza ini dimanapun dan kapanpun.

Baca Juga: Inilah 8 Konglomerat Milenial Indonesia, Siapa Saja?

3. Memaksimalkan Modal dengan Melakukan Ekspansi Bisnis

Jika kamu memiliki modal yang cukup dan merasa punya 1 lapak usaha tidak cukup maka gunakanlah modal yang ada untuk ekspansi bisnis. Tidak ada ukuran waktu yang tepat untuk melakukan ekspansi bisnis. Jika kamu merasa percaya diri dan berani menghadapi risikonya maka melakukan ekspansi dengan kurun waktu singkat tidak menjadi masalah.

Steve Aoki pada pembukaan bisnis kuliner perdananya tidak segan-segan dalam melakukan ekspansi bisnisnya langsung walaupun masih sangat baru. Dia langsung membuka 5 cabang untuk bisnis pizza nya dan tersebar di berbagai wilayah di California. Kelima gerai itu akan melayani 16 area di Los Angeles termasuk area cakupan pengiriman pizzanya.

Memaksimalkan modal yang ada demi mengembangkan bisnis adalah tujuan dari ekspansi dan tentunya langkah yang tepat untuk memanfaatkan modal.

4. Memiliki Ciri Khas

Di dalam bisnis apapun tentu melakukan inovasi hukumnya adalah wajib. Kalau tidak seperti itu bagaimana bisa dilirik? Selain menggunakan konsep ‘delivery-only’ pada bisnisnya, Steve juga tidak lupa untuk tetap memasukan musik sebagai salah satu unsur dan ciri khas dari bisnisnya.

Hal ini bisa terlihat dari nama-nama menu yang ada di bisnis makanannya dia menamakan menu-menu untuk pizzanya dengan berbagai judul lagu ciptaannya. Seperti pizza dengan nama menu 'Just Hold On' yaitu pizza dengan kombinasi herb, keju, dan saus pizza homemade khususi. Ada juga 'DIMMAK' yang terdiri dari keju mozzarella, pepperoni, sosis, dan bakso dan 'Mayhem' yang terdiri dari potongan keju, pepperoni, sosis, bakso, jamur, olives, bawang, dan lada.

Selain itu, harga yang dipatok termasuk murah! Pizza kreasi Aoki dengan harga USD 11 atau sekitar Rp 158 ribu untuk satu porsi besarnya. Dengan nama-nama menu yang unik tersebut, tentu akan lebih menarik perhatian banyak orang dan tentunya menjadi ciri khas tersendiri untuk bisnisnya.

Baca Juga: Bisnis Permen ‘Zollipops’ Antarkan Alina Morse jadi Remaja Kaya Raya

Berani Mencoba Hal Baru Tanpa Takut Risiko

Dalam dunia bisnis yang nama risiko pasti akan selalu ada. Menunggu memulai bisnis tanpa risiko sama saja menunggu langit menyentuh bumi, tidak akan pernah terjadi. Jadi ketika kamu ingin menjalani sebuah bisnis bukan risiko yang perlu kamu khawatirkan tapi habisnya ide dan inovasi dalam mengembangkan bisnis sendiri.

Jangan pernah takut mencoba dan jangan juga takut gagal, yang penting dalam menjalani bisnis adalah niat untuk berkembang dan belajar yang tidak pernah padam.

Baca Juga: Peluang Manis dari Ide 6 Bisnis Susu Kental Manis

Dapatkan informasi keuangan menarik lainnya lewat:

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Sabtu,25/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23