kumparan
25 Oktober 2019 15:57

Tinggal di Indonesia, Perlu Gak Sih Beli Ponsel 5G?

5G.jpg
Siapa ‘sih yang enggak pengin internetan ngebut? Pasti tak seorang pun yang rela menahan kesal hanya karena jaringan tersendat saat berinternet ria maupun transfer data.
ADVERTISEMENT
Nah, teknologi generasi kelima atau 5G (fifth generation) inilah jawaban atas leletnya saat internetan. Tak heran bila produsen ponsel berlomba-lomba memproduksi smartphone yang dilengkapi teknologi 5G.
5G adalah standar telekomunikasi seluler lanjutan yang memberikan kecepatan lebih ketimbang pendahulunya, yakni standar 4G.
Apa ‘Sih Keunggulan 5G dan Kekurangan 5G ?
Teknologi seluler generasi kelima, 5G, ini memberikan sejumlah keunggulan dalam menikmati smartphone. Seperti dikutip dari kompas yang dilansir live science, jaringan 5G ini dilengkapi dengan gelombang milimeter.
Gelombang milimeter ini menggunakan frekuensi 30-300 gigahertz (10-100 kali lebih tinggi ketimbang gelombang radio yang digunakan jaringan 4G/fourth generation dan WiFi).
ADVERTISEMENT
Keunggulan jaringan 5G:
  • Kecepatan data lebih tinggi karena menggunakan gelombang milimeter yang mudah diserap dedaunan dan bangunan.
  • Memiliki kecepatan satu mili per detik untuk transfer data dari telepon ke telepon lainnya.
  • Bisa terkoneksi dengan alat lainnya, seperti peralatan rumah tangga, telepon, mobil, dan lainnya.
  • Kecepatan jaringan 5G diperkirakan bisa mencapai 800 Gbps per detik. Dengan kecepatan ini, pengguna internet bisa download sekitar 33 film dengan kualitas HD (high definition) dalam hitungan detik.
Kekurangan jaringan 5G:
  • Butuh banyak BTS (base transceiver station)
  • Jaringan 5G butuh banyak BTS karena menggunakan gelombang milimeter. Hal ini berbeda dengan jaringan 4G yang masih menggunakan gelombang radio di urutan sentimenter. BTS adalah infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara piranti komunikasi dan jaringan operator.
ADVERTISEMENT
  • Radiasi gelombang milimeter energi lebih tinggi
  • Gelombang milimeter dinilai bisa membahayakan bagi kesehatan seperti luka bakar atau kerusakan termal lainnya apabila terjadi pemanasan yang terlalu banyak. Namun paparan ini hanya rentan terjadi pagi pekerjaan di dekat pemancar frekuensi radio berdaya tinggi.
Baca artikel selengkapnya di sini.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan