Mahasiswa UNDIP Kenalkan Metode HAZOP sebagai Langkah Pencegahan Bahaya

Mahasiswa S-1 Program Studi Teknik Kimia, Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari I Made Bagus Christ Muliawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tegalrejo, Klaten (28 Januari 2026) – Dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 25 Universitas Diponegoro, I Made Bagus Christ M,Teknik Kimia UNDIP, memperkenalkan metode HAZOP (Hazard and Operability Study) kepada siswa kelas X SMK BATUR JAYA 2 jurusan Teknik Kimia Industri.
Hazard and Operability Study atau biasa disingkat HAZOP merupakan metode sederhana untuk menganalisa sumber bahaya yang ada di lingkungan dan dapat diaplikasikan juga dalam industri. Program pengenalan ini bertujuan agar siswa SMK BATUR JAYA 2 yang tinggal disekitar daerah industri Ceper dapat mengetahui sumber bahaya apa saja yang dapat terjadi di lingkungan sekitar rumah.

Pengenalan Hazop diawali dengan bagaimana siswa mengetahui sumber-sumber bahaya yang ada. Kemudian dilakukan games sederhana dimana setiap siswa menebak peristiwa bahaya yang dapat timbul disekitar lingkungan sekolahan. Setelah siswa memahami apa itu bahaya dan contohnya, kemudian dikenalkan mengenai komponen-komponen Hazop yang meliputi
Guide word
Element
Deviation
Possible causes
Consequences
Safeguards
Comments
Actions required
Action allocated to
Setelah siswa memahami makna setiap komponen, selanjutnya dberikan alur berfikir sederhana mengenai bagaimana tahapan analisa Hazop.
Dalam sepanjang program berjalan, siswa kelas X SMK BATUR JAYA 2 jurusan Teknik Kimia Industri menyambut dengan antusias. Dimana mereka dapat dengan mudah melakukan analisa Hazop dengan berbagai macam study cases yang diberikan. Dengan kegiatan ini diharapkan Siswa-Siswi SMK BATUR JAYA 2 dapat memberikan pemahaman kepada setiap sanak saudaranya yang bekerja di industri mengenai pentingnya analisa bahaya guna mencegah dampak yang ditimbulkan dari bahaya tersebut.
