Opini & Cerita15 September 2020 18:43

Aku Membiarkan Suami Berkhianat demi Mempertahankan Rumah Tangga Kami

Konten kiriman user
Aku Membiarkan Suami Berkhianat demi Mempertahankan Rumah Tangga Kami (853086)
Dok. Pixabay.com
Disclaimer: Cerita ini hanyalah fiksi
Enam bulan lalu aku menemukan kenyataan bahwa Kyle memiliki wanita lain di belakangku. Aku melihatnya ketika sedang merangkul pinggul wanita itu di sebuah pusat perbelanjaan. Wanita itu masih sangat muda, cantik, dan jauh lebih menarik dibandingkan aku.
ADVERTISEMENT
Namun aku berpura-pura tidak melihatnya bahkan tidak membahas hal itu ketika sudah berada di rumah. Aku bertahan demi anak laki-laki kami, aku tidak ingin dia tidak mendapatkan kebahagiaan utuh sebagai sebuah keluarga. Aku pun tahu kalau membahas hal ini dengannya tak akan membawa aku ke mana-mana.
Kyle akan mengulanginya lagi dan lagi tanpa pernah terbersit untuk berhenti. Selama berhari-hari aku hanya menyimpan kegelisahanku sendiri. Berusaha untuk berpikir jernih, merelakan, dan bersikap lebih bijak menghadapi suamiku itu.
Suatu pagi setelah sarapan, aku menghampirinya yang tengah asyik membaca buku di ruang tengah. "Aku tahu soal wanita itu" ucapku "apa maksudmu?" Tanyanya "wanita yang sudah jadi kekasihmu" jawabku.
Kyle menutup buku yang sedang ia baca kemudian melepas kaca matanya dan menatapku "aku tidak memiliki kekasih" balasnya. Aku menghela napas dan menggenggam tangannya "aku tidak apa-apa, aku tahu kalau aku sudah tidak secantik dulu. Kamu bisa berkencan dengannya, aku tidak masalah" jelasku.
ADVERTISEMENT
Sorot mata Kyle berubah "kenapa kamu tidak marah padaku?" Tanyanya "kita hanya hidup sekali, jadi bersenang-senanglah" jawabku. Beberapa waktu berjalan, teman-teman Kyle iri padaku karena harus merahasiakan hubungan mereka. Sedangkan teman-temanku justru malah menghakimi "bagaimana kamu bisa terima berbagi suami dengan wanita lain?", "Kyle akan membuangmu demi wanita itu."
Wanita muda itu memberikan gairah untuk Kyle, sedangkan aku menyajikannya makan malam hangat, ketenangan, dan kenyamanan. Ketika Kyle asyik menjalin kasih dengan wanita itu, aku memutuskan untuk merawat diriku kembali. Aku mulai sering pergi ke salon, gym, dan menjaga pola makan. Semua kulakukan untuk mengalihkan perhatianku dari Kyle.
"Kamu terlihat sangat cantik" ucap Kyle sambil memeluk pinggulku. Ketika itu aku sedang berdiri di depan cermin, melihat penampilanku saat mengenakan baju yang baru saja kubeli. "Kita pergi menonton yuk" sambungnya, melihat tingkah Kyle membuatku kebingungan "kamu bukannya ada kencan hari ini?" Tanyaku "aku sedang ingin sama kamu sekarang" jawabnya.
ADVERTISEMENT
Sejak saat itu aku dan Kyle menghabiskan waktu bersama jauh lebih banyak di bandingkan sebelumnya. Kyle mulai jarang pergi untuk bertemu dengan kekasihnya, beberapa bulan kemudian Kyle jatuh sakit. Wanita itu pergi karena tidak menginginkan pria yang sakit-sakitan seperti Kyke, hanya aku yang masih berada di dekatnya.
Aku merawat Kyle dengan segenap jiwa, aku bahkan rela pergi ke rumah dan kembali lagi ke rumah sakit hanya untuk mengurusnya dan juga anak kami. "Kamu wanita hebat" ucap Kyle ketika kesadarannya masih melemah, "aku baru ingat betapa cantiknya dirimu" sambungnya. Aku tidak menjawab ucapannya, aku hanya menikmati kekaguman Kyle akan diriku seperti pertama kali bertemu.
Setelah Kyle sembuh dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit, aku dan Kyle terlihat masih bersama dan bahkan semakin dekat. Teman-teman menatap kami terheran "kamu sudah tidak bersama wanita itu?" Tanya teman Kyle, "bagaimana kamu bisa memaafkan perselingkuhan suamimu?" Tanya temanku. Banyak pertanyaan serupa dan tak jarang cibiran yang memenuhi telinga kami.
ADVERTISEMENT
Namun aku dan Kyle memutuskan untuk menutup telinga dan menjalani hidup yang terasa baru lagi. Aku merasa bahagia karena telah menyelamatkan keluargaku meski pengorbanan yang harus kujalani tidaklah semudah itu. Setidaknya Kyle tahu siapa wanita yang akan terus berada di sampingnya sampai kapan pun.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tim Editor
drop-down
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white