Banjir Rob Sebabkan Petani Garam di Cirebon Gagal Panen Raya

Konten Media Partner
29 Agustus 2022 15:53
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Akibat banjir rob dan musim tak menentu, petani garam di Kabupaten Cirebon gagal panen hingga merugi ratusan juta rupiah.(Juan)
zoom-in-whitePerbesar
Akibat banjir rob dan musim tak menentu, petani garam di Kabupaten Cirebon gagal panen hingga merugi ratusan juta rupiah.(Juan)
ADVERTISEMENT
Ciremaitoday.com, Cirebon – Petani Garam di Desa Rawaurip Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon harus menelan pil pahit. Pasalnya, banjir rob menyebabkan terjadinya gagal panen. Sejumlah petani garam di wilayah setempat pun merugi.
ADVERTISEMENT
“Banjir rob yang terjadi selama 3 tahun belakangan menyebabkan petani garam gagal panen raya,” kata salah seorang petani garam di Rawaurip Kabupaten Cirebon, Senin (29/08/08/2022).
Selain banjir rob, gagal panen diperparah dengan musim yang tidak menentu. Hujan turun di musim kemarau juga berdampak pada produktivitas garam.
“Musim kemarau basah, dimana hujan masih turun di musim kemarau juga menjadi kendala dalam memproduksi garam,” imbuhnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Ia mengaku, petani garam di Kabupaten Cirebon baru bisa melakukan aktivitas produksi pada beberapa terakhir, sebelumnya banjir rob dan musim yang tidak menentu membuat petani garam kesulitan.
“Sebagian kecil petambak garam baru bisa produksi beberapa hari terakhir,” ujarnya.
Ia menyebutkan, selain gagal panen banjir rob juga menyebabkan petani garam merugi hingga ratusan juta rupiah. Padahal, jika tahun ini hasil panennya baik petani bisa meraup keuntungan hingga 2 kali lipat, pasalnya di tengkulak harga garam sekitar Rp 900 sampai Rp 1.000 per kilogram.
ADVERTISEMENT
“Di lahan seluas 7.500 meter bisa menghasilkan garam 85 ton. Tahun 2019 harga garam Rp 520/kg. Tahun 2021 hanya dapat 5 ton. Dikala harga sedang bagus yakni di tahun 2022 kami malah gagal panen,” pungkasnya.(Juan)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·