Bukan Pohon Pisang, 'Salam dari Majalengka' Sarang Tawon Jadi Sasaran

Konten Media Partner
3 Desember 2021 11:28
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bukan Pohon Pisang, 'Salam dari Majalengka' Sarang Tawon Jadi Sasaran (526)
zoom-in-whitePerbesar
Gambar tangkap layar video YouTube seorang pria di Majalengka, Memed alias Bang Goded sedang mengusir lebah.
ADVERTISEMENT
Ciremaitoday.com, Majalengka - Tren aksi tinju pohon pisang atau dikenal 'Salam dari Binjai' viral di media sosial, beberapa waktu lalu. Aksi itu pertama kali dipopulerkan oleh seorang pria asal Kota Binjai, Sumatera Utara, bernama Paris Pernandes.
ADVERTISEMENT
Aksi tinju pohon pisang sampai roboh itu ternyata banyak diikuti di daerah lain, termasuk di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
'Salam dari Majalengka', demikian jargon serupa seperti dilakukan Paris Pernandes, yakni 'Salam dari Binjai'.
Jargon 'Salam dari Majalengka' itu, kini tengah viral di kalangan warganet Majalengka. Pasalnya, video viral melalui akun YouTube 'Bang Goded Pemburu Odeng' itu, seorang pria bernama Memed melakukan aksi berbeda dibandingkan dengan aksi Paris Pernandes.
Aksi 'Salam dari Majalengka' ini terbilang sangat ekstrem sebab sasarannya bukan pohon pisang, melainkan, sarang tawon atau lebah.
Sementara itu, viralnya video 'Salam dari Majalengka' ini berawal dari seorang warga Dusun Pilang, Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Majalengka, yang jadi korban sengatan lebah, beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
Tak mau ada korban lagi, korban sengatan lebah itu akhirnya memberi tahu Memed alias Bang Godeg yang diketahui sebagai pencari lebah, untuk diambil madunya. Dengan kebiasaan itu, diharapkan Bang Godeg bisa mengatasi gangguan lebah kepada petani.
"Ada keluarga lagi ngebajak sawah. Pas istirahat, ternyata di atasnya ada sarang lebah, terus disengat. Lebah itu jenis Vespa," kata Bang Godeg saat dikonfirmasi, Jumat (3/12/2021).
Mendapat laporan itu, Bang Godeg bersama anak dan beberapa teman anaknya akhirnya menuju sawah yang dimaksud saudaranya itu. Di tempat yang dimaksud, terdapat sarang lebah Vepsa dengan ukuran cukup besar.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Terkait 'Salam dari Majalengka,' jelas dia, sebatas iseng, masukan dari teman-teman anaknya. Godeg sendiri tidak kepikiran kalau aksinya itu akan ramai di medsos.
ADVERTISEMENT
"Katanya ada video viral Salam dari Binjai. Terus anak-anak minta saya ngucapin salam dari Majalengka. Sayah mah nggak nyangka kalau videonya jadi rame teh," jelas dia tertawa.
"Pas itu teh, ya saya kesengat juga. Satu sampai dua kali mah. Tapi ya nggak ngomong ke anak-anak mah, malu, hahaha," lanjut dia terkakak.
Irvan, anak kandung Bang Godeg mengatakan, ayahnya selama ini memang beraktivitas mencari dan menjual madu lebah. Keberadaannya saat ini di Bogor pun dalam rangka berdagang madu.
"Bapak mah dari saya kecil juga udah dagang Madu. Ya gitu, nyari lebah untuk diambil madunya. Jadi mungkin tau gimana-gimananya kalau pas ada lebah, termasuk ketika kena sengatan," jelas dia.
Dijelaskannya, setelah video tersebut ramai di medsos, beberapa warga mulai mengetahui 'keahlian' dari ayahnya itu. Bahkan ada beberapa warga yang minta tolong, ketika ada sarang Lebah di sekitar rumahnya.
ADVERTISEMENT
"Ya kalau lagi senggang mah, bapak mau-mau aja. Namanya juga nolong. Yang di video itu juga, bapak lagi main bola di lapang, terus keesokan harinya baru ke sawah. Kebetulan yang ngebajak di sawah itu masih saudara," jelas dia.
Rilo, salah satu tim pemilik akun Bang Godeg mengatakan, ada 7 video yang merekam aksi tersebut. Namun, hanya ada satu video 'Salam dari Majalengka' yang angka kunjungannya banyak.
"Itu lokasinya di Desa Salawana, Kecamatan Dawuan. Dari 7 video, itu yang paling ramai. Tapi ternyata yang di tiktok jauh lebih ramai, hahaha" jelas dia.
"Itu sarang lebah Vespa, bukan penghasil madu. Kalau penghasil madu mah ya nggak bakal digituin, heman (sayang) atuh. Lebah Vespa mah biasanya diambil buat mancing," lanjut dia. ***
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020