Bupati Minta Perubahan Alat Kelengkapan DPRD Kuningan Proporsional

Konten Media Partner
23 Maret 2022 9:10
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bupati Minta Perubahan Alat Kelengkapan DPRD Kuningan Proporsional (22854)
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Kuningan, H Acep Purnama SH MH (Andri)
ADVERTISEMENT
Ciremaitoday.com, Kuningan Bupati Kuningan, Acep Purnama meminta, agar proses perubahan Alat Kelengkapan DPRD (AKD) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dapat dilakukan secara proporsional. Hal ini ditekankan demi menjaga kondusifitas bersama baik di eksekutif maupun legislatif.
ADVERTISEMENT
“Kalau hari ini akan ada kocok ulang AKD, pergantian personal maupun pergantian siapa fraksi-fraksi yang akan ada di AKD, saya berharap kalau kita mengacu pada sebuah kebersamaan, ya proporsional paling tepat,” kata Bupati Kuningan, Acep Purnama saat dimintai keterangan persnya, Rabu (23/3/2022).
Bahkan sebagai pembina partai politik, Bupati Acep mengajak, agar semua parpol bergandengan tangan demi menjaga kebersamaan dalam membangun daerah. Apalagi di sisa masa jabatan sebagai anggota dewan hingga 2024 mendatang.
“Sebagai pembina partai politik, saya mengajak kepada semua teman-teman fraksi di DPRD, ayolah membangun kebersamaan dalam perjalanan menyelesaikan tugas-tugas sebagai anggota dewan,” ajaknya.
Adanya kabar beberapa Pimpinan AKD yang terancam digeser, Bupati Acep justru tidak sependapat dengan istilah terancam. Namun yang jelas, perubahan alat kelengkapan dewan mesti dilakukan proporsional.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Saya rasa bukan terancam ya, tapi itu mah urusan disana lah ya silahkan. Karena saya sudah menganjurkan untuk proporsional,” tandasnya.
Saat dicontohkan PKB dan Gerindra tidak memiliki posisi Ketua baik di Komisi, BK maupun Bapemperda apakah jika proporsional mestinya mendapat posisi tersebut, Acep lagi-lagi mengarahkan hal itu untuk berproses saat paripurna soal AKD.
“Ya mangga saja lah berproses, karena disana saya tidak bisa ini (intervensi). Saya sebagai pembina politik hanya memberikan masukan-masukan, termasuk saya sebagai ketua partai politik dalam hal ini PDI Perjuangan, saya serahkan ke fraksi,” ungkap Bupati Acep.
Menurutnya, jika Perubahan AKD bisa dilakukan proporsional maka seluruh fraksi dapat semakin menjaga kebersamaan. Bahkan menjadi teman politik antar satu fraksi dengan yang lain.
ADVERTISEMENT
“Kalau sudah seperti itu kan pada akhirnya semuanya sudah menjadi teman, dan perlu diingat pada saat kita bertugas kita sedang membawa partai, itu cukup diwujudkan dalam kefraksian. Tapi terlebih lagi melayani semua masyarakat, agar tidak ada perasaan macam-macam, maka lebih baik proporsional,” tutupnya.(*)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020