News
·
10 Oktober 2020 14:00

Dinkes Majalengka Sudah Habiskan Rp 5,7 Miliar untuk Penanganan COVID-19

Konten ini diproduksi oleh ciremaitoday
Dinkes Majalengka Sudah Habiskan Rp 5,7 Miliar untuk Penanganan COVID-19 (542816)
Ilustrasi tes swab. (Kumparan)
Ciremaitoday.com, Majalengka - Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, hingga sekarang telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 5,7 miliar untuk penanganan COVID-19.
ADVERTISEMENT
Alokasi anggaran terbesar digunakan untuk biaya tes swab atau tes usap, pengadaan alat pelindung diri (APD) juga penanganan pasien COVID-19 dan lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Alimudin mengatakan, anggaran tersebut melalui dua kali pencairan dan telah digunakan untuk membiayai penanganan COVID-19 seperti tes swab dan pengadaan APD serta lainnya.
"Dua kali pencairan, sudah mencapai sekitar Rp 5,7 miliar dalam penanganan COVID-19 ini," ungkap Kepala Dinkes Majalengka, Alimudin.

Anggaran untuk Tes Swab Terbesar

Dijelaskan Ali, penyerapan anggaran terbesar digunakan untuk pembiayaan tes swab yang bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Djati (Unswagati) Cirebon dengan harga Rp 200 ribu per sampel.
"Kita sudah melakukan swab test kepada sebanyak 6.191 orang dengan kasus positif sebanyak 2,5 persen dan di bawah ketentuan minimal nasional 5 persen," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Berkaitan dengan alat swab test portable bantuan pemerintah, lanjutnya, itu sudah tidak digunakan lagi karena habisnya reagen yang hanya diberi kuota 20 sampel.
"Reagennya habis, bisa beli hanya harganya per satu sample itu Rp 600 ribu jauh lebih mahal dibandingkan harga kerja sama dengan Unswagati," tukasnya.