kumparan
search-gray
News2 Agustus 2020 17:04

Empal Gentong Mang Darma, Pelopor Kuliner Cirebon Paling Diburu Wisatawan

Konten Redaksi Ciremai Today
Empal Gentong Mang Darma, Pelopor Kuliner Cirebon Paling Diburu Wisatawan (223617)
Salah satu kuliner khas Cirebon, Jawa Barat yakni empal gentong kini cukup populer di wilayah III Cirebon. (Juan)
Ciremaitoday.com, Cirebon - Salah satu kuliner wajib dicoba ketika ke Cirebon adalah Empal Gentong. Makanan berkuah berupa kari berisi daging sapi, sudah menjadi kuliner ikonik di Cirebon.
ADVERTISEMENT
Sehingga tak jarang, para wisatawan kerap membawa empal gentong menjadi buang tangan untuk diberikan kepada sanak keluarganya. Salah satu pedagang empal gentong terkenal adalah Empal Gentong Mang Darma (EGMD) yang dikelola secara turun temurun, hingga kini masih eksis.
Bahkan EGMD menjadi pelopor empal gentong di Cirebon. Sejak kemunculannya, EGMD terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman hingga tercipta salah satu varian empal gentong yakni empal asem.
Salah satu owner EGMD, Randy Agustian Ahmad mengatakan, saking populernya empal gentong kini warungnya pun ditambah kuliner khas Cirebon lain seperti tahu gejrot, kerupuk kulit, mie koclok, nasi lengko dan lainnya.
"Tapi menu andalan tetap empal gentong," katanya, Minggu (1/8/2020)
Ia melanjutkan, perbedaan antara empal gentong dan empal asem adalah terletak pada bumbu tambahan yakni belimbing wuluh.
ADVERTISEMENT
"Empal gentong mirip gulai ada santannya, kalau empal asem kuahnya bening tanpa santan yang membuat rasanya asem dari belimbing wuluh. Isiannya sama daging sapi, baik campur maupun jeroan seperti usus, babat, paru," imbuhnya.
Ia mengaku, setiap hari warung empal gentong miliknya tidak pernah sepi karena pengunjung terus berdatangan baik dari Ciayumajakuning (Cirebon, Majalengka, Indramayu, Kuningan,) maupun luar Cirebon.
"Dari Bandung, Jakarta, Semarang, dan kota-kota lainnya pasti mampir untuk menikmati empal gentong," sebutnya.
EGMD memiliki cita rasa yang berbeda dari empal gentong lain. Sebab diolah dengan bumbu rempah-rempah pilihan dan daging sapi berkualitas baik.
"Daging sapi langsung kami ambil dari pusat pemotongan hewan, diolah dengan bumbu rempah-rempah pilihan. Sehingga menghasilkan empal gentong yang berkuah gurih dan kental," terangnya.
ADVERTISEMENT
Namun saat Pandemi COVID-19, Ia mengaku, omzet EGMD sempat mengalami penurunan. Namun hal itu tidak berlangsung lama, karena EGMD memiliki pelanggan setia yang tersebar di Ciayumajakuning.
"Di masa Pandemi COVID-19 ini kami mengalami penurunan omzet tapi terus berinovasi, selain makan di tempat kami juga menjual secara online. Selain itu kami memiliki pelanggan setia yang cukup menolong dalam masa Pandemi COVID-19," pungkasnya.(*)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white