Jelang Ramadhan, Harga Sembako Merangkak Naik

Konten Media Partner
22 April 2019 22:12
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
ADVERTISEMENT
Petugas pemantau harga pasar Disperindag Kuningan melakukan pengecakan harga sembako di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin (22/4). (Andry)
zoom-in-whitePerbesar
Petugas pemantau harga pasar Disperindag Kuningan melakukan pengecakan harga sembako di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin (22/4). (Andry)
ciremaitoday.com, Kuningan – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok rumah tangga mulai mengalami kenaikan. Kenaikan harga didominasi oleh sayuran, daging, dan telur.
ADVERTISEMENT
Petugas pemantau harga pasar Disperindag Kuningan, Arisman mengatakan, kenaikan harga terjadi di beberapa kebutuhan dapur seperti sayur mayur, daging, dan telur.
“Untuk sayuran per kilogram misal Cabe Merah naik dari Rp34 ribu menjadi Rp36 ribu, Cabe Rawit Rp14 ribu ke Rp24 ribu, Cabe Kriting Rp20 ribu menjadi Rp24 ribu, dan Ketimun dari Rp4 ribu sekarang Rp6 ribu. Kalau Cabe Hijau turun dari Rp20 ribu ke Rp18 ribu, Bawang Putih Rp50 ribu ke Rp48 ribu, dan Tomat Rp16 ribu menjadi Rp10 ribu per kilonya,” sebut Risman, Senin (22/4).
Sementara jenis sayuran lain, harga masih terpantau stabil tidak ada kenaikan harga. Lalu harga sembako seperti beras, gula, minyak, ikan, terigu, dan garam masih stabil.
ADVERTISEMENT
“Kalau harga daging yang naik itu daging ayam, dari Rp33 ribu sekarang Rp34 ribu, telur ayam negeri Rp23 ribu menjadi Rp24 ribu. Jenis daging sapi dan kambing masih stabil dengan harga yang sama Rp110 ribu,” tambahnya.
Ditanya kenapa harga Bawang Putih lebih mahal dari sayur lainnya, Risman menilai, harga bawang putih memang sulit diprediksi karena merupakan barang impor.
“Bawang putih itu merupakan barang impor, semoga ini menjadi kewenangan pemerintah pusat untuk mengatasinya. Mudah-mudahan secepatnya ada kebijakan, agar kiriman bawang putih bisa lancar dan harganya stabil lagi,” terangnya.
Kenaikan harga terjadi di beberapa kebutuhan dapur seperti sayur mayur, daging, dan telur. (Andry)
zoom-in-whitePerbesar
Kenaikan harga terjadi di beberapa kebutuhan dapur seperti sayur mayur, daging, dan telur. (Andry)
Sementara pedagang daging ayam Pasar Kepuh Kuningan, Hj Eyoh mengaku, saat menjelang ramadhan, harga-harga sembako hampir sebagian besar mengalami kenaikan. Tak terkecuali daging ayam yang dijualnya, kini mencapai Rp34 ribu per kilo.
ADVERTISEMENT
“Sekarang harganya Rp34 ribu per kilo, naiknya gede banget, tadinya Rp30 ribu terus Rp31 ribu dan sekarang udah Rp34 ribu. Katanya sih stok ayam kosong,” sebutnya.
Akibat kenaikan harga ayam pedaging, Ia mengaku, berpengaruh terhadap jumlah penjualan. Saat harga ayam Rp30 ribu biasanya dapat menjual hingga 80 kilogram setiap hari.
“Sekarang sih Cuma 50 kilo, ya berkurang biasanya 80 kilo sehari. Apalagi pada naik semua kaya cabe, ayam juga. Pembeli dari pagi juga sepi, kalau kemarin 4 hari ramai terus, sekarang 50 kilo juga susah,” imbuhnya.
Hal serupa disampaikan pedagang sayuran, Oyoh. Ada beberapa harga sayuran yang kini mengalami kenaikan saat menjelang ramadhan.
“Bawang putih naik sekarang saya jual Rp50 ribu per kilo, ini baru naik paling lima harian lah. Selain bawang putih juga bawang Bombay harganya sekarang Rp40 ribu sama bawang merah saya jualnya Rp40 ribu,” pungkasnya.(*)
ADVERTISEMENT
Penulis : Andry Yanto
Editor : Tomi Indra Priyanto
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020