kumparan
3 Desember 2019 12:50

Penjelasan DLH Cirebon soal Sungai Ciberes yang Berwarna Pink

03122019_Sungai_Ciberes_Cirebon Tercemar.jpg
Kondisi Sungai Ciberes yang kotor dan tercemar mengakibatkan warna air sungai berubah. (Dok. Ciremaitoday)
Ciremaitoday.com, Cirebon -‎ Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon meneliti kondisi air Sungai Ciberes yang berubah warna menjadi pink atau merah muda. DLH menduga perubahan warna sungai tersebut diakibatkan adanya ganggang merah.
ADVERTISEMENT
"Kalau dari pengalaman yang ada, seperti yang terjadi di Sungai Kamal Brebes, perubahan warna itu karena adanya ganggang merah. Sungai yang kotor kemudian adanya intruksi air laut membuat ganggang mudah berkembang biak," kata Kabid Pengendalian Pemulihan Dampak Lingkungan DLH Kabupaten Cirebon Yuyu Jayudin kepada awak media, Selasa (3/12/2019).
Lebih lanjut, Yuyu menerangkan kejadian serupa terjadi di Sungai Kamal, Brebes, Jateng. Selain di Brebes, lanjut Yuyu, perubahan warna sungai juga terjadi di tiga sungai yang mengalir di Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.
"Kita sudah tinjau kondisi Sungai Ciberes. Sudah mengambil sampel juga. Kita sudah serahkan sampelnya ke laboratorium," ucap Yuyu.
Yuyu mengaku masih menunggu hasil uji laboratorium. "Kemungkinan hasilnya dua minggu ke depan, ini pengalaman kami. Tapi kami minta secepatnya bisa keluar," katanya.
ADVERTISEMENT
Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon sempat meninjau kondisi Sungai Ciberes di Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. DPRD berencana menyurati Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung terkait normalisasi sungai.
"BBWS itu bagian normalisasinya, kita akan komunikasikan dengan BBWS. Sedangkan eksekutif itu bagiannya tentang penanganan sampahnya," kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Hermanto kepada awak media usai meninjau kondisi Sungai Ciberes, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (29/11/2019).
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan