Petani Kota Cirebon Berhasil Panen Jagung di Lahan Minimalis

Konten Media Partner
24 Juni 2022 16:46
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Wakil Wali Kota Cirebon Jawa Barat saat panen perdana jagung yang ditanam di lahan seluas 30 meter dan menggunakan pupuk alami.(Foto: DKIS Kota Cirebon)
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Wali Kota Cirebon Jawa Barat saat panen perdana jagung yang ditanam di lahan seluas 30 meter dan menggunakan pupuk alami.(Foto: DKIS Kota Cirebon)
ADVERTISEMENT
Ciremaitoday.com, Cirebon – Petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok tani (Gapoktan) di Kota Cirebon Jawa Barat berhasil panen jagung di lahan seluas 30 meter. Dalam mengolah lahan, Petani di Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti juga menggunakan pupuk alami.
ADVERTISEMENT
Pembina Gapoktan Kelurahan Argasunya, Rulianto mengatakan, metode tanam jagung sampai panen ini menggunakan konsep kembali ke alam.
“Kami gunakan pupuk alami, bukan kimia. Sehingga biaya produksi yang dipakai sangat hemat,” katanya, Jumat (24/06/2022).
Metode yang sama, disosialisasikan kepada anggota Gapoktan lainnya. Tidak hanya jagung, pupuk alami juga bisa diterapkan pada tanaman padi dan singkong.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
““Kami berharap metode kembali ke alam bisa menjadi ikon baru sebagai wujud ketahanan pangan berbasis masyarakat,” imbuhnya.
Sementara, Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati, yang hadir dalam panen perdana mengatakan, panen ini merupakan pilot project Gapoktan dalam memanfaatkan lahan tidur menjadi lebih produktif.
“Percontohan pemanfaatan lahan tidur yang dilakukan oleh Gapoktan berhasil. Karena hanya 50 hari tanam jagung sudah bisa panen dan hasilnya baik,” katanya.
ADVERTISEMENT
Eti mendorong Gapoktan mengembangkan cocok tanam lainya seperti singkong dan padi. Sebab teknik yang dilakukan sangat menghemat biaya produksi, kemudian pengelolaan bisa dilakukan bersama-sama. Selain itu, ia juga menyarankan agar limbah jagung bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak.
“Kami sudah sampaikan, ke depan diupayakan Gapoktan agar bisa menanam selain jagung, misalnya padi dan singkong,” ujarnya.(Juan)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020