News
·
28 Juli 2021 18:02
·
waktu baca 1 menit

Stadion Jalak Harupat Bandung akan Dijadikan Tempat Isoter

Konten ini diproduksi oleh ciremaitoday
Stadion Jalak Harupat Bandung akan Dijadikan Tempat Isoter (167376)
searchPerbesar
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Bandung Jawa Barat.(Dok : Penrem 063/SGJ)
Ciremaitoday.com, Bandung – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meminta TNI bersinergi dengan Polri menyiapkan tempat isolasi mandiri terpusat (Isoter). Hal ini terungkap saat Panglima TNI dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke wilayah Jawa Barat meninjau Wisma Atlet di Stadion Jalak Harupat di Desa Kopo Cibodas Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung. Wisma Atlet di Stadion Jalak Harupat rencananya akan dijadikan tempat isoter bagi masyarakat yang terkonfimasi Positif COVID-19.
ADVERTISEMENT
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, kasus aktif di Indonesia masih cukup tinggi. Oleh karenanya, seluruh komponen harus bekerja bersama-sama secara serius untuk menangani COVID-19.
Ia menyatakan, lonjakan kasus COVID-19 harus dapat diantsisipasi dengan berbagai cara terlebih pada momen-momen hari besar. Untuk itu ia menekankan pentingnya tracing dan untuk mengantisipasi menignkatnya penyebaran COVID-19 pihaknya terus menggencarkan vansinasi.
“Kita lakukan diantaranya adalah pertama kita laksanakan tracing kontak erat, kedua kita laksanakan vaksinasi dan ketiga tentunya kita akan laksanakan pembagian obat. Kemudian dari itu semua kita juga selama ini menyiapkan isolasi mandiri,” imbuhnya.
Dengan belajar dari kasus sebelumnya, TNI-Polri diberi tugas untuk menyiapkan isolasi terpusat yang salah satunya disiapkan di wilayah Bandung.
ADVERTISEMENT
“Semuanya bisa berjalan dengan baik sesuai apa yang saya lihat termasuk ruang-ruang ICU sudah ditambah jumlahnya,” ungkapnya.
Ia berharap, dengan berbagai persiapan dan vaskinasi yang tersu digencarkan akan menurunkan angka kasus COVID-19 di Kota Bandung dan di Jawa Barat secara umum, selain itu angka kesembuhan juga harus ditingkatkan.
“Dengan harapan, dengan kesiapan ini kita laksanakan vaksinasi yang terus menerus dan masif, maka jumlah penyebaran COVID-19 bisa turun. Namun kesiapan yang terburuk kita sudah ada, yakni isolasi terpusat atau yang disingkat Isoter," pungkasnya.(Juan)