Tahun 2022, Kecelakaan Di Tol Cipali Menurun 6 Persen

Konten Media Partner
29 September 2022 16:28
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi kecelakaan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kecelakaan. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Ciremaitoday.com, Cirebon – Angka kecelakaan di ruas jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali) di tahun 2022 menunjukkan penurunan. Jumlah kecelakaan dari Januari hingga Agustus tahun 2021 sebanyak 212 kasus, sementara di periode yang sama tahun 2022 angka kecelakaan sebanyak 199 kasus.
ADVERTISEMENT
“Berdasarkan data Departemen Traffic dan Security, jumlah kecelakaan di Tol Cipali mengalami penurunan sebesar 6 persen apabila dibandingkan data Agustus tahun lalu,” kata Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali Agung Prasetyo, ditemui usai menggelar kampanye berkendara di Rest Area KM 166, Kamis (29/09/2022).
Menurutnya, penurunan angka kecelakaan di Tol Cipali ditunjang oleh beberapa faktor di antaranya adalah pemasangan instrumen keselamatan di sepanjang ruas jalan dan sosialisasi keselamatan yang semakin digencarkan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Salah satunya kami terus melakukan kampanye keselamatan kepada para pengguna jalan. Kami juga terus berkomitmen dalam menciptakan kondisi jalan yang nyaman dan aman bagi para pengguna jalan dengan upaya penambahan fasilitas keselamatan di Jalan Tol,” imbuhnya.
Instrumen penunjang keselamatan di sepanjang ruas jalan Tol Cipali berupa pemasangan wire rope atau sling baja di 106 KM, pemasangan alat timbang weight in motion (WIM), pemasangan marka speed reducer, pemasangan lampu strobo di 9 titik area blindspot, pemasangan 10 lampu flip flop, pemasangan 40 titik lampu tiang & tradisional bentuk yang mewakili budaya 5 kabupaten sebagai aksesoris untuk mengurangi kejenuhan pengguna jalan, serta 166 CCTV yang tersebar di setiap KM.
ADVERTISEMENT
Ia meminta, sebelum melakukan perjalanan jarak jauh atau memasuki ruas jalan Tol, kepada pengguna jalan agar memperhatikan kondisi fisik kendaraan dan mempersiapkan kondisi kesehatan.
“Sebelum melakukan perjalanan jarak jauh kondisi kendaraan dan kondisi fisik pengendara sangat penting. Jika merasa lelah atau mengantuk segera menepi dan beristirahat di Rest Area yang sudah tersedia, karena sebanyak 86 persen kecelakaan disebabkan oleh kelalaian manusia,” pungkasnya.(Juan)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·