Konten dari Pengguna

LSPR Tingkatkan Literasi Digital Warga Menteng Melalui Program “Teras”

LSPR NEWS
LSPR Institute of Communication and Business, berdiri sejak 1 Juli 1992. Perguruan tinggi swasta yang memiliki 3 Fakultas, Komunikasi,Bisnis& Pendidikan Khusus. Akun ini dikelola oleh CRD LSPR.
28 Juli 2025 10:28 WIB
·
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
LSPR Tingkatkan Literasi Digital Warga Menteng Melalui Program “Teras”
Program Teras dibuat untuk menjawab kebutuhan masyarakat terkait kemampuan dasar dalam memanfaatkan media digital secara efektif dan kreatif.
LSPR NEWS
Tulisan dari LSPR NEWS tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sesi Foto Bersama Peserta, Panitia, dan juga Dosen Pengampu
zoom-in-whitePerbesar
Sesi Foto Bersama Peserta, Panitia, dan juga Dosen Pengampu
ADVERTISEMENT
Jakarta, 20 Juli 2025 - Sebagai wujud nyata kontribusi para mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat berbasis komunikasi dan teknologi, mahasiswa dari Program Studi Broadcasting dan Digital Media Communication (BDMC) Institut LSPR Institute of Communication and Business (LSPR Institute) telah sukses menyelenggarakan program pengabdian masyarakat dengan tema "Teras: Tempat Rakyat Aktif Bersosial Media" yang diampu oleh Mr. Bramedia Ridho Satria, M.I.Kom. untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah Community Development. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 20 Juli 2025 yang bertempat di RPTRA Kebon Sawo, Menteng Atas, Jakarta Selatan.
LSPR Tingkatkan Literasi Digital Warga Menteng Melalui Program “Teras” (1)
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak yang mendukung pembangunan komunitas berbasis literasi digital, di antaranya perwakilan dari Tim Kelurahan Menteng Atas, Kepala Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan, serta Tim Penggerak PKK Kecamatan Setiabudi. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan nyata terhadap inisiatif yang mendorong keterlibatan warga dalam mengelola media sosial komunitas secara kreatif dan berdaya guna.
ADVERTISEMENT
Program Teras dibuat untuk menjawab kebutuhan masyarakat terkait kemampuan dasar dalam memanfaatkan media digital secara efektif dan kreatif. Berfokus pada literasi media, citizen journalism, serta pengelolaan media sosial komunitas, kegiatan ini ditargetkan pada warga RW 13, khususnya para remaja dan pengelola RPTRA, sebagai peserta aktif yang ingin berkontribusi dalam membangun citra positif komunitas melalui media digital.
Kata sambutan dari Ibu Hj. Yuyun Ayunah, SKM., M.Si. selaku Lurah Menteng Atas
Acara dibuka dengan sambutan oleh Ibu Hj. Yuyun Ayunah, SKM., M.Si. selaku Lurah Menteng Atas menyampaikan “Saya mengucapkan terima kasih kepada tim TERAS yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kalian datang ke tempat yang tepat, memberikan edukasi yang sangat relevan kepada warga kami, khususnya para remaja dan Karang Taruna. Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini, arus informasi dan edukasi yang positif dapat terus terakomodir dan disebarkan dengan baik ke depannya. Semoga semangat literasi digital dan kreativitas warga bisa terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan RW 13”.
Kata Sambutan Dr. Joe Harrianto selaku Ketua Prodi Ilmu Komunikasi
Sementara itu, Dr. Joe Harrianto selaku Ketua Prodi Ilmu Komunikasi yang juga turut hadir dalam kegiatan ini mengatakan “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa LSPR tidak hanya berfokus pada pengajaran dan penelitian, tetapi juga berkomitmen dalam pengabdian kepada masyarakat. Kami percaya, belajar tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga dengan turun langsung ke lapangan, menyaksikan dan memahami apa yang benar-benar terjadi di tengah masyarakat. RPTRA ini adalah bagian dari negeri kita, dan sebagai generasi muda, sudah seharusnya kita turut menjaga dan mencintainya dengan memberikan kontribusi nyata”.
ADVERTISEMENT
Setelah pembukaan, para peserta mengikuti pre-test singkat yang bertujuan untuk mengukur pemahaman awal mereka terkait penggunaan media sosial dan literasi digital sebelum menerima materi pelatihan. Program pelatihan ini terdiri dari dua sesi utama, yaitu:
Sesi Workshop Optimasi Profil dan Branding Media Sosial yang dibawakan olehMr. Andreas Humala, M.Si.
- Workshop Optimasi Profil dan Branding Media Sosial yang dibawakan oleh Mr. Andreas Humala, M.Si. - Membekali peserta mempelajari bahwa videografi bukan hanya soal merekam gambar, tapi juga tentang menyampaikan realitas sosial dengan cerita yang kuat. Materi dibuka dengan pengenalan teknik visual dasar seperti stabilitas kamera, pencahayaan, dan fokus gambar. Untuk memperkuat pesan dalam video, peserta diajak memahami berbagai sudut pengambilan gambar (camera angles) seperti eye level, high angle, hingga dutch angle yang memiliki makna emosional berbeda dalam narasi visual. Konsep komposisi visual seperti rule of thirds, leading lines, dan depth juga diperkenalkan agar peserta mampu menciptakan visual yang tidak hanya indah, tapi juga komunikatif.
Sesi Workshop Optimasi Profil dan Branding Media Sosial yang dibawakanoleh Dr. Dendy Muris, S.Si., M.Si.
- Workshop Optimasi Profil dan Branding Media Sosial yang dibawakan oleh Dr. Dendy Muris, S.Si., M.Si. - Membekali peserta dengan pemahaman bahwa media sosial bukan sekadar platform berbagi, tetapi jendela digital komunitas. Materi diawali dengan bagaimana akun Instagram RPTRA Kebon Sawo dapat digunakan untuk membangun semangat komunitas, memperkuat citra positif, serta meningkatkan keterlibatan warga. Peserta diajak menerapkan prinsip visual storytelling yang menekankan pada emosi, pesan, dan identitas lokal dalam setiap konten. Mereka belajar menyusun narasi yang hangat, menggunakan bahasa yang dekat dengan warga, memilih sudut pandang manusiawi, serta memanfaatkan visual yang relevan dan hashtag yang strategis untuk memperluas jangkauan audiens. Melalui pendekatan ini, peserta dilatih mengubah kegiatan sehari-hari menjadi konten yang bermakna, inspiratif, dan konsisten dengan karakter komunitas.
Sesi Quiz Interaktif
Sesi Quiz Interaktif
Untuk meningkatkan keaktifan peserta, panitia juga memberikan kegiatan pendukung seperti Quiz Interaktif dan tantangan kreatif Short Video Challenge. Hal ini dilakukan untuk mendorong peserta dalam membuat video berdurasi pendek sebagai bentuk praktik nyata dari hasil pembelajaran yang diberikan. Salah satu daya tarik dari
Sesi Praktik Short Video Challenge
Sesi Editing untuk Short Video Challenge
kegiatan ini adalah Short Video Challenge dengan total hadiah sebesar Rp1.000.000, video karya peserta langsung ditayangkan dan dinilai oleh juri di akhir acara. Setelah pengumuman pemenang dan pembagian hadiah, peserta mengikuti post-test dan pengisian evaluasi kegiatan untuk menilai sejauh mana pemahaman mereka meningkat serta memberikan masukan terhadap pelaksanaan program.
Sesi Pemberian Plakat dan Apresiasi Kepada RPTRA Kebon Sawo, Mr. Andreas Humala, M.Si., serta Dr. Dendy Muris, S.Si., M.Si.
Seluruh kegiatan juga disiarkan secara langsung melalui akun Instagram RPTRA Kebon Sawo @rptrakebonsawo sebagai bentuk informasi dan upaya menjangkau audiens digital yang lebih luas.
ADVERTISEMENT
Teras juga secara langsung mendukung tiga poin penting dalam Sustainable Development Goals (SDGs): SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan).
Kegiatan ini menandai langkah awal kolaboratif antara akademik dan masyarakat dalam membangun komunitas digital yang lebih cerdas, aktif, dan berdaya
Mr. Bramedia Ridho Satria, M.I.Kom., selaku dosen pengampu mata kuliah Community Development, turut menyampaikan apresiasinya atas kerja keras mahasiswa dalam merancang dan mengimplementasikan program ini: “Saya sangat senang dan bangga melihat bagaimana mahasiswa mampu memberikan dampak nyata melalui kegiatan ini, khususnya bagi warga RPTRA Kebon Sawo. Workshop yang diberikan diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman belajar sesaat, tetapi juga membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah memberikan usaha dan dedikasi terbaiknya. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya dengan jangkauan dan kontribusi yang semakin luas”.
Dengan terlaksananya program Teras, diharapkan warga RW 13 tidak hanya menjadi penonton dalam arus digital, namun menjadi pelaku aktif yang mampu menyuarakan aspirasi komunitas secara kreatif dan bertanggung jawab.
ADVERTISEMENT
*END*