kumparan
27 Agustus 2019 17:00

Wirda Mansur Ajak Anak Muda Hindari Istidraj dengan Berwakaf

IMG_3465.JPG
Wirda Mansur. (Dokumentasi: PPPA Daarul Qur'an)
Belakangan tengah marak ’generasi milenial’ digadang-gadang menjadi ikon di berbagai lini. Seperti dalam gerakan wakaf, misalnya. Generasi yang dilahirkan antara 1980 hingga 2000 ini menjadi salah satu target dari penghimpunan dana ataupun harta yang akan dimanfaatkan untuk kepentingan umat Islam dengan akad tertentu.
ADVERTISEMENT
Seperti Wirda Mansur, misalnya. Anak sulung dari Ustadz Yusuf Mansur ini didaulat menjadi Duta Wakaf Milenial oleh Daarul Qur’an. Wirda diharapkan dapat mengajak generasi milenial untuk ikut berpartisipasi di dalam gerakan wakaf ini.
“Kami berharap dengan dijadikannya Wirda Mansur sebagai duta wakaf, semakin banyak generasi milenial yang memahami pentingnya berwakaf,” ujar Ketua Yayasan Daarul Qur’an Nusantara Muhammad Anwar Sani.
Sementara itu, Wirda mengajak anak muda seusianya untuk berwakaf agar terhindar dari istidraj. Yaitu, suatu jebakan berupa kelapangan rezeki kepada orang yang jauh dari Allah SWT. Seperti yang termaktub dalam hadis riwayat Ahmad: “Bila kamu melihat Allah memberi pada hamba dari (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal dia terus berada dalam kemaksiatan kepada-Nya, maka (ketahuilah) bahwa hal itu adalah istidraj (jebakan berupa nikmat yang disegerakan) dari Allah.”
ADVERTISEMENT
Oleh karenanya, agar anak-anak muda bisa terhindar dari istidraj, Wirda mengajak generasi milenial untuk bisa bermanfaat bagi orang lain. Salah satu caranya adalah dengan ikut berpartisipasi dalam gerakan wakaf.
“Kita harus punya cara untuk menyeimbangi kehidupan dunia dan akhirat. Jangan jadikan usia muda alasan untuk kita enggak melakukan kebaikan. Gerakan wakaf milenial ini adalah salah satu cara Wirda mengajak teman-teman untuk bisa bermanfaat bagi orang lain, untuk mendukung para penghafal Al-Qur’an,” ujar Wirda dalam kajian yang dilaksanakan PPPA Daarul Qur’an di Mualamat Tower, Ahad (25/8) lalu.
IMG_3786.JPG
Kiri ke kanan: Deena Haura, Wirda Mansur, dan Fatih Husna (Dokumentasi: PPPA Daarul Qur'an)
Untuk memulai dan ikut dalam gerakan wakaf ini, menurut Wirda, tidak harus menunggu punya penghasilan terlebih dahulu. Karena melakukan kebaikan, fkatanya, tak memandang besaran penghasilan dan usia si pelakunya.
ADVERTISEMENT
Enggak perlu nunggu (punya) penghasilan. Bisa pakai uang jajan, walaupun sedikit. Jadi, jangan jadikan (alasan) usia untuk tidak mulai melakukan kebaikan,” pungkasnya.[]
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan