News
·
2 April 2021 13:12

Humanity Food Truck Sajikan Pangan bagi Pengungsi Ledakan Kilang Minyak Balongan

Konten ini diproduksi oleh Dananto Riski Nugroho
Humanity Food Truck Sajikan Pangan bagi Pengungsi Ledakan Kilang Minyak Balongan (180581)
(Ilustrasi) Humanity Food Truck Aksi Cepat Tanggap sumber: news.act.id
INDRAMAYU — Kepedulian untuk pengungsi ledakan kilang minyak Balongan terus mengalir. Setelah pendampingan psikososial, kini Humanity Food Truck sapa para pengungsi, pada Rabu (31/3/2021). Sejumlah 400 porsi disiapkan untuk makan siang para penyintas siang itu.
ADVERTISEMENT
Tim Program ACT Cirebon, Muhammad Tawwaba mengatakan, aksi pendistribusian makanan siap santap oleh HFT dilakukan di dua lokasi yakni GOR Bumi Patra Singajaya dan lapangan futsal Bumi Patra. Selain untuk warga yang berada di pengungsian, makanan siap santap juga dibagikan kepada warga yang sedang kembali ke rumahnya.
“Setelah melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan, Dinsos, dan Pertamina, bantuan pangan selain di pengungsian, juga harus didistribusikan ke warga yang sedang menunggu rumahnya,” katanya, Rabu (31/3/2021).
Humanity Food Truck Sajikan Pangan bagi Pengungsi Ledakan Kilang Minyak Balongan (180582)
Armada kemanusiaan Humanity Food Truck - ACT, mampu menghidangkan 1.000 porsi dalam sekali masak.
Tawwaba melanjutkan, setelah melakukan koordinasi dengan Pertamina, kebutuhan pangan per hari untuk para penyintas mencapai 3.000 sampai 3.500 porsi. Jumlah tersebut termasuk pengungsi dan warga dalam radius satu kilometer dari lokasi kejadian. “Jadi gotong royong dalam ikhtiar membantu penyintas ledakan kilang minyak sangat dibutuhkan,” lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Aksi Cepat Tanggap Ahyudin menyampaikan langsung keprihatinan ini. Menurut Ahyudin, tragedi tersebut menjadi duka bagi bangsa. Bukan hanya karena Pertamina merupakan aset strategis bangsa ini, tetapi juga karena dampak masif yang turut dirasakan warga di sekitar kilang minyak.
“Gotong royong jadi kunci mengatasi dampak bencana ini. Untuk itu, ACT mengajak seluruh masyarakat Indonesia ambil bagian dalam penanganan dampak kebakaran kilang Pertamina di Balongan,” ajaknya.[]