• 1

Alasan di Balik Redupnya Lampu Kabin Pesawat

Alasan di Balik Redupnya Lampu Kabin Pesawat



Kabin Pesawat

Suasana gelap kabin pesawat (Foto: Getty Images)
Perhatikan jika Anda bepergian dengan pesawat. Ada saat-saat lampu kabin diredupkan, terutama ketika mendarat atau tinggal landas.
Tindakan ini bukannya tanpa sebab, ada alasan yang sangat penting di balik remang-remangnya lampu tersebut. Patrick Smith, pilot sekaligus penulis buku Cockpit Confidential mengungkap alasannya.
Menurut Smith dalam wawancara dengan Telegraph pekan ini, diredupkannya lampu kabin bertujuan untuk membuat mata penumpang terbiasa dengan kegelapan jika terjadi kecelakaan.
"Lampu yang redup membuat mata terbiasa dengan kegelapan. Jadi Anda tidak tiba-tiba buta jika lampu mati ketika terjadi sesuatu, dan anda bisa segera mencari pintu di kegelapan atau di tengah asap," kata Smith.
Jika dalam keadaan terang lalu tiba-tiba gelap, mata butuh setidaknya 10 menit untuk benar-benar beradaptasi dengan gulita. Waktu selama itu sangat penting dalam situasi evakuasi darurat.
Atas dasar hal ini juga, pramugari mewajibkan penumpang untuk membuka semua jendela saat pesawat akan mendarat atau tinggal landas.
"Membuka jendela memudahkan Anda untuk melihat keluar, membantu menjaga orientasi. Selain itu juga memudahkan pramugari melihat apakah ada bahaya, seperti api atau puing, yang mengganggu evakuasi," lanjut Smith.
Dengan penjelasan Smith tersebut, akhirnya misteri di balik lampu kabin yang redup atau jendela yang terbuka terpecahkan.

NewsMisteriPesawatInternasional

500

Baca Lainnya