• 1

Australia Klaim Telah Gagalkan 12 Kali Rencana Teroris

Australia Klaim Telah Gagalkan 12 Kali Rencana Teroris



Mobil Polisi

Ilustrasi mobil keamanan polisi di Australia. (Foto: Reuters/AAP/Julian Smith)
Penangkapan lima orang terduga teroris yang merencanakan bom Natal disebut salah satu kesuksesan terbesar kepolisian Australia. Sejak serangan teroris tahun 2014, Australia meningkatkan kerja intelijen dan berhasil menggagalkan banyak rencana teror.
Menurut Perdana Menteri Malcolm Turnbull usai penggerebekan Jumat (23/12), Australia telah menggagalkan 12 kali rencana besar penyerangan sejak September 2014. Sebanyak 57 orang ditangkap dalam 25 operasi anti-terorisme dalam dua tahun terakhir.
Tingkat ancaman teror di Australia ditingkatkan ke level tertinggi setelah serangan pada tahun 2014. Tercatat Australia telah empat kali mengalami serangan teroris dalam dua tahun terakhir, terutama karena negara itu terlibat dalam koalisi Amerika Serikat di Irak dan Afghanistan.
Salah satu serangan yang paling terkenal terjadi pada 15 Desember 2014 saat seorang pria menyandera pengunjung kafe di Sydney. Dua sandera dan pelaku tewas dalam peristiwa itu, empat lainnya terluka.
Kamis dan Jumat pekan ini kepolisian Australia berhasil menggagalkan rencana bom Natal dan menangkap lima orang terduga teroris. Turnbull mengatakan para teroris yang tertangkap dalam penggerebekan Kamis dan Jumat pekan ini mencoba merusak suasana Natal yang damai di Australia.
"Mereka ingin mengganggu (Natal). Mereka telah digagalkan, telah ditahan. Mereka bukan lagi ancaman bagi keamanan Australia," kata Turnbull.
Kepolisian Australia yakin, tertangkapnya lima orang tersebut telah menghilangkan semua ancaman serangan di hari Natal. Namun pengamanan di Melbourne tetap akan ditingkatkan, termasuk penambahan polisi di jalan-jalan kota tersebut saat hari Natal.

NewsAustraliaTerorisSerangan TerorisInternasional

500

Baca Lainnya