• 1

Fethullah Gulen Kecam Penembakan Dubes Rusia di Turki

Fethullah Gulen Kecam Penembakan Dubes Rusia di Turki



Fethulleh Gulen, tokoh agama asal Turki

Fethulleh Gulen, tokoh agama asal Turki (Foto: Reuters/Charles Mostoller)
Fethullah Gulen mengecam aksi penembakan yang menewaskan Duta Besar Rusia Andrei Karlov di sebuah galeri seni di Ankara, Turki. Menurut Gulen ini adalah tindakan teroris yang akan merusak upaya Rusia dan Turki dalam menghentikan konflik di Suriah.
"Saya mengecam keras tindakan teror yang keji ini. Tidak ada tindakan teroris yang bisa dibenarkan, tidak peduli siapa pelakunya dan apa tujuan mereka," kata Gulen, Senin (19/12).
Karlov tewas ditembak oleh Mevlut Mert Altintas, 22, saat memberikan pidato di galeri seni kota Ankara. Altintas adalah seorang perwira polisi yang diduga terlibat jaringan Gulen, kelompok yang dituding berada di balik kudeta militer pada Juli lalu.
Tidak ada komentar dari Gulen atas tuduhan keterlibatannya dalam kasus ini. Namun pria yang kini mengasingkan diri di Amerika Serikat ini menegaskan pemerintah Turki harus "menyelidiki insiden tersebut, mengidentifikasi dalang di baliknya dan mencegah serangan serupa terjadi di masa mendatang."

Penembakan Dubes Rusia untuk Turki

Mevlut Mert Altintas mengarahkan pistolnya ke arah pengunjung beberapa saat setelah menembak mati Duta Besar Rusia untuk Turki. (Foto: Hasim Kilic/Hurriyet - REUTERS)
"Saya menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga Duta Besar Karlov dan rakyat Rusia atas kehilangan mereka. Saya meminta kepada Tuhan yang Pengasih untuk membersihkan akar terorisme dan menciptakan hari-hari saat dunia penuh perdamaian dan ketenangan," kata Gulen.
Insiden kali ini terjadi di tengah upaya Rusia dan Turki menormalisasi hubungan dan berunding soal penyelesaian konflik Suriah. Menurut Gulen, perisiwa yang menewaskan wakil sebuah negara ini hanya "menyiram bensin pada api" pada konflik di Suriah.
"Saya menyerukan pemerintah Turki dan Rusia, begitu juga seluruh komunitas internasional, untuk terus bekerja menciptakan perdamaian untuk konflik di Suriah," tegas Gulen.

Breaking NewsNewsTurkiPenembakan Dubes RusiaInternasional

500

Baca Lainnya