• 2

ISIS Hargai Kepala Wanita Denmark Ini 1 Juta Dolar Amerika

ISIS Hargai Kepala Wanita Denmark Ini 1 Juta Dolar Amerika



Joanna Palani

Joanna Palani, warga Denmark yang bergabung dengan pasukan Kurdi untuk memerangi ISIS. (Foto: Facebook)
Seorang wanita asal Denmark menjadi incaran ISIS setelah bergabung dengan kelompok Kurdi untuk memerangi kelompok militan tersebut di Suriah dan Irak. ISIS bahkan menawari hadiah besar untuk kepala wanita tersebut.
Dikutip dari Al-Arabiya, Minggu (18/12), ISIS dalam akun sosial media menyerukan kepada seluruh simpatisan mereka di Eropa untuk membunuh Joanna Palani. ISIS mengatakan, bagi mereka yang berhasil membunuh wanita 23 tahun itu akan mendapat hadiah 1 juta dolar Amerika, sekitar Rp13 miliar.
Palani saat ini tengah diadili di Kopenhagen atas keterlibatannya dengan kelompok militan asing yang merupakan pelanggaran atas peraturan keamanan di Denmark.
Dia mengaku berangkat ke Suriah dan bergabung dengan pasukan Kurdi dengan alasan membela "HAM untuk semua orang". Awal tahun ini Palani mengatakan bahwa pasukan ISIS "sangat mudah dibunuh."
Palani memiliki keturunan Iran Kurdi dan orang tuanya adalah mantan tentara Peshmerga. Palani lahir di kamp pengungsi PBB di Ramadi, Irak, saat Perang Teluk dan pindah ke Kopenhagen saat wanita ini masih balita.
Dia berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan Unit Perlindungan Kurdi, YPG, pada 2014, untuk mengalahkan ISIS, Bashar al-Assad, dan memperjuangkan HAM. Palani bergabung dengan YPG selama enam bulan sebelum pindah ke Irak dan bergabung dengan Peshmerga.
Baik YPG dan Peshmerga adalah pasukan yang disokong oleh Barat. Kepada aparat, dia mengaku bukanlah ancaman keamanan bagi Denmark dan minta dibebaskan dari segala tuduhan.
"Bagaimana mungkin saya menjadi ancaman bagi Denmark dan negara lainnya dengan menjadi tentara resmi yang dilatih dan didukung langsung oleh Denmark untuk melawan ISIS?" kata dia di akun Facebooknya.

SuriahAleppoTerorismeNewsInternasional

500

Baca Lainnya