• 0

Kalahkan Ketakutan Demi Sebuah Foto Sempurna

Kalahkan Ketakutan Demi Sebuah Foto Sempurna




cqclbyfurrfmoosw2uue.jpg
lfotehvkolpoknwybbse.jpg
ltczdkrjzghtnlel8ofm.jpg
kgihefhivnl6ylfdmacz.jpg
Pewarta foto tidak dipungkiri adalah salah satu profesi berbahaya yang terkadang bersinggungan dengan maut. Namun profesionalisme setidaknya menjadi salah satu alasan kuat bagi mereka untuk mengabadikan gambar, walau bahaya di depan mata.
Hal ini dialami oleh fotografer Associated Press (AP), Burhan Ozbilici, saat berhadapan dengan pembunuhan Duta Besar Rusia Andrey Karlov di sebuah galeri seni di Ankara, Senin (19/12).
Dalam pengakuannya, Ozbilici mengaku kaget betul atas peristiwa yang terjadi di hadapan para wartawan itu. Karlov tengah berpidato dalam pembukaan pameran seni untuk mempromosikan hubungan Turki dan Rusia yang tengah dinormalisasi.
"Tembakan, setidaknya delapan kali, bergema di galeri seni yang mewah. Orang-orang berteriak, bersembunyi di belakang tiang dan di bawah meja dan berbaring di lantai," kata Ozbilici.
"Saya takut dan bingung, tapi menemukan tempat untuk setengah berlindung di balik dinding dan melakukan pekerjaan saya: mengambil foto," lanjut dia lagi.
Tubuh Karlov yang terbujur kaku terletak hanya beberapa meter dari Ozbilici. Dia mengaku tidak mengira akan melihat kematian tepat di matanya.
Takut sudah pasti, tapi Ozbilici sadar betul tugasnya sebagai fotografer adalah mengabadikan peristiwa, termasuk yang berbahaya sekalipun.
"Ini yang ada dalam pikiran saya: 'Saya di sini. Jika saya tertembak atau terluka, atau terbunuh, saya jurnalis. Saya harus melakukan pekerjaan ini. Saya bisa saja lari tanpa mengambil foto...tapi apa yang akan saya katakan jika orang-orang bertanya: Mengapa tidak ambil foto?'"
Hasilnya luar biasa, foto Ozbilici adalah gambaran gamblang tentang apa yang terjadi saat itu. Dia mengabadikan drama dalam peristiwa yang tidak akan dilupakan dunia itu.
Saat diunggah di akun Facebook AP, foto itu menuai 7.600 komentar yang kebanyakan adalah pujian.
"Kisah yang tragis, tapi ini adalah salah satu foto berita terbaik yang pernah saya lihat," kata seseorang dalam komentarnya di Facebook.
Pujian juga datang dari koleganya sesama jurnalis, salah satunya adalah pewarta majalah Time, Karl Vick, yang menyebut foto itu "citra yang ikonik."
Ozbilici beruntung bisa keluar hidup-hidup dalam peristiwa itu. Banyak pewarta yang meninggal dunia saat bertugas di lapangan.
Menurut data lembaga Commitee to Protect Journalist, tahun ini ada 48 wartawan yang tewas saat bertugas di seluruh dunia.
Jurnalis paling banyak tewas saat bertugas Suriah, yang tahun ini berjumlah 14 orang.

Breaking NewsNewsRusiaPenembakan Dubes RusiaInternasional

500

Baca Lainnya