• 1

Pembunuh Dubes Rusia Dipuji dan Dikecam di Media Sosial

Pembunuh Dubes Rusia Dipuji dan Dikecam di Media Sosial




Pria Penembak Dubes Rusia

Penembak Dubes Rusia (Mevlut Mert Altintas) mengarahkan Pistol ke pengunjung dan awak media. (Foto: Burhan Ozbilici/AP)
Pembunuhan Duta Besar Rusia di Ankara memicu kecaman banyak orang di seluruh dunia. Namun tidak sedikit yang juga memuji tindakan tersebut, menyebut pelakunya sebagai pahlawan.
Dubes Rusia Andrey Karlov tewas ditembak oleh seorang anggota polisi, Mevlut Mert Altintas, saat berpidato di galeri seni Ankara. Usai menembak Karlov, Altintas berteriak soal Aleppo.
Tindakannya ini diduga bermotifkan protes atas keterlibatan Rusia dalam penyerangan ke Aleppo yang menewaskan banyak orang. Atas motif tersebut, Altintas dipuji. Di laman sosial media Twitter, Altintas dielukan bak pahlawan.


Pujian ini dilontarkan lantaran banyak netizens yang tidak setuju atas pembantaian di Aleppo. Beberapa dari netizen bahkan berterima kasih pada Altintas.


Namun tidak sedikit juga para pengguna Twitter yang mengecam pembunuhan tersebut. Menurut mereka, pembunuhan tetaplah pembunuhan, tidak dibenarkan dengan alasan apapun.



Sebagian menyebut Altintas sebagai seorang pengecut karena menembak Karlov dari belakang. Sementara sebagian lainnya melabeli pria 22 tahun itu sebagai teroris.




Breaking NewsNewsPenembakanPenembakan Dubes RusiaInternasional

500

Baca Lainnya