• 0

Penumpang Muslim "Langganan" Diusir dari Pesawat Amerika

Penumpang Muslim "Langganan" Diusir dari Pesawat Amerika



Southwest Airlines

Tampak 3 pesawat maskapai Southwest Airlines berderet di salah satu bandara. (Foto: Reuters/Rick Wilking)
Kasus pengusiran terhadap penumpang Muslim di pesawat maskapai Amerika Serikat karena ketakutan yang tidak beralasan bukan sekali-dua terjadi.
Ada banyak kasus pengusiran terhadap penumpang Muslim tercatat. Kebanyakan mereka yang diusir terbukti bukan teroris, hanya korban Islamofobia dan stereotip buruk terhadap umat Islam.
Berikut adalah beberapa contohnya, jumlahnya diperkirakan masih banyak lagi:
Mohamed Ahmed Radwan dikeluarkan dari pesawat maskapai American Airlines di bandara Charlotte, North Carolina, pada Desember 2015. Alasannya, pramugrari "tidak nyaman" dengan kehadirannya. Sebelum masuk pesawat, pramugari mengatakan kepada Radwan, "Saya akan mengawasi anda".
Shan Anand, dikira Muslim karena memakai turban, padahal dia orang Sikh. Anand bersama tiga kawannya yang Muslim diusir dari pesawat American Airlines pada penerbangan dari Toronto ke New York pada Desember 2015 karena kapten pilot merasa "tidak nyaman" ketika mereka pindah dari kelas ekonomi ke bisnis.
Khairuldeen Makhzoomi, mahasiswa Berkeley, diusir dari pesawat maskapai Southwest Airlines di Bandara Internasional Los Angeles, juga pada Desember 2015, setelah terdengar mengatakan "Insya Allah" saat berbicara di telepon.
Hakima Abdullah, seorang wanita berjilbab, diusir dari pesawat Southwest Airlines pada April 2016. Pihak pramugari dalam penerbangan dari Chicago ke Seattle itu mengaku "tidak nyaman" karena Abdullah pindah tukar duduk dengan penumpang lainnya.

American Airlines

Pesawat maskapai American Airlines sedang berada di salah satu bandara. (Foto: Reuters/Mike Stone)
Pasangan suami istri Mohamad dan Eaman Shebley bersama dengan tiga anak mereka yang masih kecil diusir dari pesawat maskapai United Airlines pada April 2016, setelah meminta sabuk pengaman khusus untuk balita. Pramugari mengatakan, mereka diusir demi "alasan keamanan penerbangan."
Pasangan suami istri lainnya yang juga diusir dari pesawat maskapai AS adalah Nazia dan Faisal Ali pada Juli 2016. Pramugari pesawat Delta Airlines mengatakan keduanya mencurigakan karena "berkeringat" dan menyebut nama "Allah" di dalam pesawat tujuan Ohio dari Paris itu.
Terbaru adalah pengusiran yang menimpa Youtuber, Adam Saleh, oleh maskapai Delta Airlines Rabu pekan ini (21/12). Saleh diusir karena berbicara dengan bahasa Arab saat menelepon ibunya.
Menurut organisasi advokasi Muslim Amerika Serikat, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), pengusiran terhadap umat Islam di pesawat adalah tren yang terus terjadi.
"Diskriminasi terhadap Muslim atas dasar agama dan ras, atau mereka yang mirip Muslim, adalah masalah yang nyata dan terus berlanjut," ujar CAIR dalam pernyataannya.

NewsIslamAmerika SerikatPesawatInternasional

500

Baca Lainnya