• 8

Pesawat Rusia Diduga Jatuh karena Serangan Teroris

Pesawat Rusia Diduga Jatuh karena Serangan Teroris



Tupolev Tu-154 di Bandara Militer Chkalovsky, Moskow

Tupolev Tu-154 di Bandara Militer Chkalovsky, Moskow (Foto: Dmitry Petrochenko/REUTERS)
Misteri masih menyelimuti penyebab jatuhnya pesawat militer Rusia Tu-154 di Laut Hitam, menewaskan 92 orang di dalamnya. Berbagai spekulai bermunculan, termasuk yang paling santer adalah dugaan serangan teroris.
Seperti diberitakan Reuters, tim dari Rusia tengah mengumpulkan bukti-bukti soal penyebab jatuhnya pesawat yang juga membawa puluhan anggota tim Ansambel Alexandrov itu. Tidak kurang dari 32 kapal berisi 3.000 anggota tim penyelamat, termasuk 100 penyelam, dikirim Rusia ke Laut HItam untuk mengumpulkan bukti-bukti.
Rusia juga mengerahkan kapal selam, helikopter dan drone untuk melacak sisa-sisa pesawat tersebut. Sejauh ini telah 11 jenazah ditemukan, namun Menteri Transportasi Rusia Maxim Sokolov menduga kuat tidak akan ada yang selamat dalam kecelakaan tersebut.
Tantangan terbesar saat ini adalah mencari kotak hitam pesawat yang terletak di dasar Laut Hitam dengan arus kencang.
Ditanya soal dugaan serangan teroris, Sokolov tidak menafikannya. Dia mengatakan bahwa kemungkinan itu masuk dalam salah satu daftar penyebab kecelakaan kali ini.
Beberapa ahli pertahanan juga mengemukakan kemungkinan tersebut. Vitaly Andreyev, mantan pegawas udara senior Rusia kepada RIA Novosti yang dikutip Associated Press mengatakan kemungkinan terjadi malafungsi pesawat, bisa jadi akibat serangan teror.
"Kemungkinan ada malafungsi...yang mencegah kru untuk melaporkannya," kata Andreyev.
Vadim Lukashevich, ahli penerbangan independen Rusia, mengatakan kru yang tidak bisa melaporkan adanya kerusakan dan luasnya radius wilayah serpihan pesawat menunjukkan kemungkinan serangan teroris.
Sementara Alexander Gusak, mantan tim SWAT dari badan keamanan domestik Rusia, FSB, mengatakan bandara Rusia masih rawan ancaman teror kendati pengamanan telah diperketat.
"Bandara bisa disusupi, ini hanya soal kemampuan," kata Gusak.
Rusia menjadi sasaran serangan teror sejak terlibat dalam perang di Suriah. Beberapa kali pesawat Rusia jatuh akibat serangan kelompok militan.
Pada Oktober 2015, pesawat penumpang Rusia yang membawa wisatawan jatuh di Mesir, menewaskan 224 orang. Menurut penyelidikan, militan berhasil menyusupkan peledak di dalam pesawat tersebut. ISIS mengklaim berada di balik peristiwa ini.
Pada Agustus 2004, dua pesawat Rusia meledak di udara, menewaskan 89 orang di dalamnya. Kelompok militan separatis Chechen mengaku anggota mereka meledakkan bom bunuh diri di pesawat tersebut.

Breaking NewsNewsRusiaPesawat Rusia JatuhInternasional

500

Baca Lainnya