kumparan
18 Okt 2017 15:39 WIB

Xi Jinping Pidato 3,5 Jam Soal Era Baru China

Presiden China Xi Jinping (Foto: REUTERS/Damir Sagolj)
Presiden China Xi Jinping tidak menyiakan kesempatan untuk berbicara di hadapan ribuan kader Partai Komunis. Tidak tanggung-tanggung, Xi berpidato selama 3,5 jam soal visi era baru China.
ADVERTISEMENT
Pidato ini disampaikan Xi dalam Kongres Partai Komunis China pada Rabu (18/10) yang dihadiri 2.000 delegasi dari seluruh China, termasuk mantan Presiden Jiang Zemin yang saat ini telah berusia 91 tahun.
Xi yang diprediksi memimpin kembali untuk lima tahun ke depan berpidato soal visi peningkatan kemakmuran dan era baru China. Kata "era baru" menurut Reuters, diucapkan Xi sebanyak 36 kali.
"Melalui kerja keras jangka panjang, sosialisme dengan karakteristik China telah memasuki era baru, ini adalah arah bersejarah baru dalam perkembangan negara kita," kata Xi.
Presiden China Xi Jinping (Foto: REUTERS/Aly Song)
Dalam pidatonya, Xi memuji kesuksesan Partai Komunis dalam menangkap para koruptor. Sejak Xi memerintah tahun 2012, lebih dari 1 juta pejabat dihukum karena korupsi dan puluhan pejabat senior dipenjara.
ADVERTISEMENT
Dia menegaskan, penindakan tidak akan berhenti karena korupsi adalah "ancaman terbesar" yang dihadapi partai. "Kita harus tegar seperti karang dalam membangun momentum dan mengamankan kemenangan," kata Xi.
Soal Taiwan, dia tegas mengatakan bahwa wilayah itu tidak akan pernah lepas dari China. Setengah mengancam, Xi memaparkan bahwa China telah mengembangkan angkatan bersenjatanya menjadi militer kelas dunia di pertengahan abad ke-21.
Dalam sektor ekonomi, Xi mengatakan China akan mempermudah investasi asing, meningkatkan akses ke sektor jasa dan mereformasi pasar terkait nilai mata uang dan sistem finansial, sembari terus memperkuat perusahaan negara.
Dia juga mengatakan China akan berdiri bersama dunia dalam perang melawan perubahan iklim.
Beijing, China (Foto: Reuters/Jason Lee)
"Tidak ada negara yang mampu sendirian menghadapi tantangan umat manusia, tidak ada negara yang bisa hidup dalam isolasi," kata Xi.
ADVERTISEMENT
Visi Xi adalah China menjadi negara modern sosialis pada 2035, salah satu negara inovatif dengan minimnya kesenjangan pendapatan antara masyarakat desa dan perkotaan, dan berkurangnya krisis lingkungan.
Tahun 2050, kata Xi, China akan menjadi negara sosial "dengan kekuatan besar" yang punya pengaruh di panggung dunia.
Namun dia menegaskan tidak akan ada reformasi politik. Artinya, Partai Komunis tetap akan berkuasa di negara itu.
Menurut Xi, sistem politik China adalah yang paling murni, luas, dan efektif dalam memenuhi kepentingan rakyat.
"Kita tidak usah meniru sistem politik negara lain. Kita harus memegang teguh dan meningkatkan kepemimpinan partai dan membuat partai ini tetap kuat," tegas dia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan