• 0

Polisi Australia Intai Perencana Bom Natal Sejak Lama

Polisi Australia Intai Perencana Bom Natal Sejak Lama



Ilustrasi Garis Polisi

Ilustrasi crime scene (Foto: Njari)
Kepolisian Australia berhasil menggagalkan rencana serangan bom di hari Natal di kota Melbourne. Lima orang ditahan dalam penggerebekan yang melibatkan ratusan polisi.
Menurut Kepala Polisi Negara Bagian Victoria, Graham Ashton, para pelaku terinspirasi oleh ISIS dan berencana meledakkan bom di stasiun kereta Flinders Street, Alun-alun Federation, dan Katedral Santo Paulus, pada hari Natal Minggu mendatang.
Ashton mengatakan tujuh orang ditangkap dalam penggerebekan polisi di beberapa tempat, yakni di Flemington, Meadow Heights, Dallas, Campbellfield dan Gladstone Park pada Kamis malam dan Jumat pagi pekan ini. Sebanyak 400 polisi terlibat dalam penggerebekan dengan nama sandi Operasi Kastleholm ini.
Dua orang, pria dan wanita, dibebaskan dari segala tuduhan. Lima lainnya akan segera diadili atas dakwaan tindak terorisme.
"Orang-orang ini telah menjadi sasaran intaian dalam waktu yang lama," kata Ashton.
Penangkapan dilakukan setelah polisi merasa bukti-bukti yang mereka miliki sudah cukup. Ashton mengatakan kelima tersangka yang berusia antara 20-26 tahun tengah mempersiapkan bahan peledak dan senjata lainnya untuk penyerangan hari Natal nanti.
"Tentunya ada kemungkinan jatuhnya korban luka atau terbunuh dalam jumlah banyak dalam serangan ini," kata Ashton.
Kepolisian Australia yakin, tertangkapnya lima orang tersebut telah menghilangkan semua ancaman serangan di hari Natal. Namun pengamanan di Melbourne tetap akan ditingkatkan, termasuk penambahan polisi di jalan-jalan kota tersebut saat hari Natal.



NewsAustraliaISISTerorisInternasional

500

Baca Lainnya