• 5

Suyanti Dipukuli Majikan Setiap Hari, Makan Sekali Sehari

Suyanti Dipukuli Majikan Setiap Hari, Makan Sekali Sehari



Penyiksaan

Ilustrasi pernyiksaan terhadap wanita. (Foto: Canjoena/Thinkstock)
Seorang tenaga kerja wanita asal Indonesia ditemukan terkapar di jalanan kota Selangor, Malaysia. Saat diselamatkan, wajahnya penuh lebam, mata saja sulit untuk dibuka.
Dalam siaran stasiun televisi Malaysia, The Star, Sabtu lalu (24/12), wajah Suyanti hampir tidak dikenali. Kedua matanya lebam, hampir terpejam sulit dibuka, bibir atasnya bengkak, keningnya terdapat bekas luka.
Suyanti mengaku dipukuli setiap hari oleh majikannya, dipanggil dengan julukan-julukan buruk.
"Saya ditampar dan dipukuli setiap hari, dipanggil dengan nama binatang. Saya takut akan nyawa saya," kata Suyanti dikutip dari Star TV.
Menurut laporan Kedutaan Besar RI di Malaysia, Suyanti berasal dari Medan. Wanita berusia 19 tahun ini diduga masuk secara ilegal untuk bekerja di Jiran.
Suyanti mengaku baru dua minggu bekerja di rumah majikannya. Dia tidak diperbolehkan mandi, makan pun hanya sekali sehari. Saat semua siksaan kian parah, Suyanti akhirnya memutuskan untuk kabur.
"Suatu hari, saya memanjat tangga di pagar rumah itu dan melompat keluar. Saya lari sekencangnya sampai pingsan karena kelelahan," kata Suyanti.
Rabu sore lalu, dia ditemukan oleh penjaga keamanan dalam keadaan tidak sadarkan diri dekat selokan Mutiara Damansara, Petaling Jaya, Selangor.
Kasus ini langsung ramai di media sosial Malaysia. Majikannya menyerahkan diri ke polisi hampir tengah malam di hari yang sama.
Saat ini Suyanti ditampung di wisma KBRI Kuala Lumpur. Duta Besar RI untuk Malaysia Herman Prayitno mengatakan Suyanti masuk ke Malaysia menggunakan agen tak resmi.
Kepolisian daerah Petaling Jaya telah memeriksa Suyanti dan majikannya. Herman memastikan kasus ini akan dikawal oleh KBRI hingga ke pengadilan.

Penyiksaan TKINewsMalaysiaPenyiksaanInternasional

500

Baca Lainnya