• 1

Trump Bisa Batal Jadi Presiden, Ini Alasannya

Trump Bisa Batal Jadi Presiden, Ini Alasannya



Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

Donald Trump baru saja memasuki panggung untuk berpidato dalam acara USA Thank You Tour (Foto: Reuters)
Donald Trump butuh satu tahap lagi untuk betul-betul menjadi presiden Amerika Serikat, yaitu Electoral College. Meski kemenangan Trump sudah hampir niscaya, namun bukan tidak mungkin dia bisa dijegal di tahap ini.
Electoral College adalah tahap berikutnya setelah pemilu populer 8 November silam. Proses yang dilakukan secara serempak di 50 negara bagian AS pada Senin (19/12) waktu setempat ini akan diikuti oleh 538 pemilih, yang disebut pemilih electoral.
Pemilih electoral ditentukan berdasarkan perolehan suara kemenangan calon presiden di negara bagian. Dengan sistem winner-takes-all, capres yang kalah suara di negara bagian tidak akan mendapatkan satu pun pemilih electoral.
Itulah sebabnya Trump memenangkan pemilu karena berhasil merebut 306 pemilih electoral. Sementara Hillary Clinton kalah dengan 232 orang meski dapat lebih banyak suara dalam pemilu populer hingga terpaut 2 juta orang.
Jika mayoritas pemilih electoral mendukung seorang capres dalam Electoral College, maka dia akan menjadi presiden berikutnya. Donald Trump dengan pemilih electoral terbanyak kemungkinan besar keluar sebagai presiden.
Namun Trump bisa saja gagal jika dia kalah dalam electoral college karena tidak mendapat lebih dari 270 suara. Ini akan terjadi jika para pemilih electoral di kubu Trump dari Partai Republik membelot.
Namun setidaknya perlu 37 pemilih electoral yang membangkang untuk menjegal langkah Trump ke Gedung Putih. Tapi ini dianggap mustahil. Pasalnya baru ada satu anggota Partai Republik yang menyatakan akan membelot.
Selain itu banyak negara bagian memiliki peraturan yang mengikat para pemilih electoral untuk mencoblos pemenang pemilu di wilayah mereka. Pembelotan dianggap sebagai tindak kriminal.
Dengan alasan di atas, Trump bisa saja gagal menjadi presiden Amerika Serikat, tapi kemungkinannya sangat kecil. Jika lolos electoral college, Trump akan dilantik menjadi presiden AS pada 20 Januari mendatang.

Donald TrumpAmerika SerikatNewsInternasional

500

Baca Lainnya